Selasa, 08 September 2026

Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Faliruddin Lubis - Senin, 07 September 2026 22:44 WIB
Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
IST

Pekerjaan di lokasi ini dimulai sejak 5 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026. Sampai dengan minggu ketiga Agustus 2026, progres fisik telah mencapai 57,06%, dengan dukungan sekitar 76 karyawan dan 155 pekerja.

Selain penanganan pada sektor jalan, Hutama Karya juga mendukung pemulihan layanan air bersih masyarakat melalui SPAM Pascabencana Aceh yang mencakup wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Penanganan meliputi pembersihan, pembangunan 20 titik sumur bor, rehabilitasi IPA (Instalasi Pengolahan Air), serta pembangunan dua lokasi IPA.

Baca Juga:

Di Aceh Tamiang, pekerjaan mencakup pembangunan dua IPA baru dan delapan titik sumur bor. Sementara di Aceh Timur, pekerjaan meliputi rehabilitasi dua IPA dan pembangunan 12 titik sumur bor.

Penanganan ini ditujukan untuk memulihkan infrastruktur penyediaan air minum yang terdampak bencana sekaligus mendukung ketersediaan dan keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat.

Baca Juga:

Pekerjaan dimulai pada 22 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 17 Desember 2026. Sampai dengan minggu ketiga Agustus 2026, progres fisik penanganan SPAM pascabencana Aceh mencapai 39,25%, dengan dukungan 30 karyawan dan 48 tenaga kerja.

Penanganan tanggap darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas dampak bencana yang menyebabkan longsor, kerusakan jembatan, serta gangguan pada infrastruktur penyediaan air minum.

Pada sektor jalan, penanganan dilakukan melalui penguatan lereng dan badan jalan menggunakan DPT, blok beton, bore pile, drainase, box culvert, perkerasan, serta pekerjaan jembatan sesuai dengan karakteristik masing-masing titik.

Sementara pada sektor air minum, penanganan dilakukan melalui pembersihan fasilitas, pembangunan sumur bor sebagai sumber air, rehabilitasi IPA eksisting, serta pembangunan IPA baru.

Melalui rangkaian penanganan tersebut, Hutama Karya tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik infrastruktur, tetapi juga pada keberlanjutan fungsi infrastruktur bagi masyarakat.

Pemulihan ruas jalan diharapkan dapat mendukung kembali mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas sosial dan ekonomi antarkawasan.

Tags
beritaTerkait
Bertahun-tahun Dikepung Genangan Air, Warga Gang Pelita II Medan Maimun Minta Wali Kota Medan Turun Tangan
Ngeri...2 Peramprok Beraksi di Warung Aceh Medan Amplas Terekam CCTV
Bupati Bujuk Kartini Berobat, Harapan Siti untuk Kesembuhan Ibunya Kembali Tumbuh
Bupati Hadiri Gebyar Akbar Desa Buntu Bedimbar dan Tinjau RTLH
Salak Deli Kini Layani Adminduk Secara Mandiri, Masyarakat tak Perlu ke Kantor
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Tinjau Kondisi Jalan Drainase Bersama Wakil Ketua DPRD Kota Medan
komentar
beritaTerbaru