"Setiap nyawa yang hilang adalah bukti nyata dari lemahnya pengawasan, kita turut merasa bersalah atas kejadian ini. Jadi harapannya minimnya kesiapsiagaan, dan kelalaian yang terus terjadi tidak akan lagi diulangi di masa depan dan negara betul-betul mampu memastikan keselamatan warganya di laut," urai Irine.
Lebih lanjut, Irine turut menyoroti kondisi kapal-kapal tua yang masih diizinkan berlayar, fasilitas pelabuhan yang tidak memadai, serta personel keselamatan yang tidak siaga. Menurutnya, kecelakaan seperti ini bukan lagi musibah, melainkan bentuk dari kelalaian yang terus berulang.
Baca Juga:
"Ketika kapal tua tetap diizinkan berlayar, pelabuhan minim fasilitas tanggap darurat, dan petugas keselamatan tak siaga, maka kecelakaan bukan lagi musibah, tapi kelalaian yang berulang," tandasnya. (fajar)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar