Warganet Sorot Kata "Taruna"
Pertemuan antara Gibran dan sekelompok orang beratribut Ojol menarik perhatian publik, terutama para warganet. Video wawancara orang berjaket ojol viral di media sosial. Orang-orang yang terlibat dalam pertemuan itu juga ramai dikuliti warganet.
Baca Juga:
Selain penampilan para ojol yang disebut sangat "kinclong", warganet juga menyoroti pemilihan diksi atau kata dari driver ojol.
Warganet merasa aneh dengan pilihan kata "taruna" dan "eskalasi" dan "taruna" yang digunakan pengemudi ojol.
Baca Juga:
Penyebutan kata taruna untuk para ojol ini memicu reaksi publik. Orang yang mengklaim diri sebagai ojol itu pun dituding sebagai intel yang menyamar sebagai ojol.
Istilah yang dipakai dalam wawancara seperti "taruna" dinilai terlalu formal dan tidak lazim digunakan pengemudi ojol biasa. Taruna biasanya digunakan untuk abdi negara atau sandi di kalangan kepolisian.
Begitu juga dengan kata eskalasi, dinilai terlalu formal sebagai diksi bagi ojol. Dalam bahasa umum, eskalasi berarti peningkatan atau kenaikan intensitas suatu keadaan, biasanya dipakai untuk hal-hal yang sifatnya konflik, masalah, atau situasi kritis.
Pengemudi ojol itu memilih kata "eskalasi" yang jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari pengemudi ojol, sehingga warganet mengaku heran dengan pertemuan yang dianggap janggal itu.
Kolom komentar akun @setwapres.ri pun dibanjiri tanggapan warganet.
Tags
beritaTerkait
komentar