Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN -Pemandangan kabel listrik dan telekomunikasi yang semrawut di Kota Medan menjadi persoalan yang belum terselesaikan sampai saat ini.
Pemandangan kesemrawutan itu dapat disaksikan dimana- mana, kota maupun desa . Mirisnya itu tak dapat terkelola dengan baik.
Baca Juga:
Pemandangan satu titik 6 tiang bukan hal aneh lagi. Apalagi dengan banyaknya jasa provider saat ini.
Baca Juga:
Perusahaan penyedia internet ini, juga tak mau kalah menanam besinya dekat dengan layanan PLN. Bayangkan jika provider di Indonesia ini sudah puluhan.Berarti puluhan besi besi hitam yang menancap di pinggir jalan. Ini makin menambah kesemrawutan kabel kabel yang terpasang.
Belum lagi, saat salah satu kabel putus. Jika kabel PLN bayangkan bahayanya.
Kondisi ini jelas membahayakan keselamatan pejalan kaki dan pengendara, seperti yang terlihat di perempatan Jalan Zainul Arifin, Selasa (9/09/2025).
Dari pantauan di lokasi, kabel-kabel tersebut tampak menjuntai tak beraturan di atas trotoar, bahkan nyaris setinggi leher orang dewasa. Kondisi ini menimbulkan keresahan dan kekhawatiran serius bagi warga.
"Ini sangat membahayakan, apalagi kabelnya sangat kendor. Bisa menyangkut di leher," ungkap Dea, seorang pejalan kaki.
Warga setempat mengakui bahwa kondisi ini sudah berlangsung lama tanpa ada penanganan serius.
"Kabel-kabelnya sudah lama seperti itu dan semakin hari semakin banyak. Sepertinya tidak ada perhatian dari pemerintah," keluh seorang warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Kabel yang tidak tertata rapi ini bukan hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga menciptakan ancaman nyata bagi keselamatan publik.
Namun, solusi untuk masalah ini sebenarnya sudah lama diterapkan di negara-negara maju seperti Jerman, Belanda, dan Finlandia.
Mereka telah mengadopsi sistem kabel bawah tanah yang terbukti efektif. Sistem ini tidak hanya membuat kota tampak rapi dan modern, tetapi juga memberikan sejumlah manfaat penting seperti peningkatan keselamatan dan mengurangi pemadaman listrik.
Apakah Indonesia sudah bisa menerapkan tata kelola kabel bawah tanah. Rasanya masih jauh, karena banyaknya biaya yang harus digelontorkan. Tapi kenapa tidak, sudah saatnya Indonesia mengadopsi tata kelola kabel yang baik.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas menertibkan kabel-kabel yang semrawut ini, demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta memperbaiki citra Kota Medan sebagai salah satu pusat kota besar di Indonesia.( Bag)
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 6 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 6 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 6 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 6 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 7 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 8 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 9 jam lalu