Jumat, 15 Mei 2026

Korban Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Capai 66 Orang, Sebagian Tubuh Korban Tak Utuh

Administrator - Senin, 06 Oktober 2025 10:06 WIB
Korban Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Capai 66 Orang, Sebagian Tubuh Korban Tak Utuh
antara
Sejumlah petugas gabungan bersiap mengevakuasi korban bangunan musala yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

POSMETRO MEDANKabar, Jakarta- Proses pencarian korban runtuhnya PonpesAl Khoziny di Buduran, Sidoarjo terus berlangsung. Minggu malam (5/10/2025), jumlah korban yang berhasil ditemukan mencapai 66 orang.

Dikutip Radar Tulungagung (Grupnya Posmetro Medan), penambahan korban terjadi setelah tim SAR gabungan melakukan pemindahan material reruntuhan menggunakan alat berat dan teknik ekstrikasi manual di beberapa sektor pencarian.

Penemuan pertama pada hari ketujuh operasi pencarian terjadi pukul 19.04 WIB, saat tim menemukan korban ke-59 di sektor A3. Hanya berselang 20 menit kemudian, korban ke-60 kembali ditemukan di sektor yang sama.

Baca Juga:

Selanjutnya, korban ke-61 berhasil dievakuasi pada pukul 19.28 WIB, disusul oleh korban ke-62 yang ditemukan pada 19.34 WIB, juga di sektor A3. Pencarian terus dilanjutkan secara hati-hati karena kondisi reruntuhan masih tidak stabil.

Dari sektor A2, tim kembali menemukan korban ke-63 pada pukul 20.28 WIB. Tak lama kemudian, dua korban tambahan kembali ditemukan di sektor A3, masing-masing pada pukul 20.33 WIB (korban ke-64) dan pukul 21.01 WIB (korban ke-65).

Baca Juga:

Korban terakhir yang ditemukan pada hari itu adalah korban ke-66, yang berhasil dievakuasi dari sektor A2 pada 21.47 WIB.

Beberapa korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh akibat tertimpa material bangunan yang cukup berat. Dengan penemuan terbaru ini, jumlah korban yang berhasil ditemukan pada hari ketujuh pencarian mencapai 27 orang.

Sementara itu, total keseluruhan korban yang sudah ditemukan hingga saat ini mencapai 66 orang dari total korban sebanyak 157 jiwa.

Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menegaskan bahwa operasi pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

"Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dengan kombinasi alat berat dan teknik manual. Fokus kami memastikan tidak ada korban yang tertinggal di bawah reruntuhan," ujar Yudhi.

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
KBRI Phnom Penh Fasilitasi Pemulangan Ribuan WNI Korban Penipuan Online
Korban Tewas Akibat Luka Bakar, Ini Identitas 16 Korban Bus ALS Kontra Truk Tangki
Rico Waas Siapkan Bantuan Khusus Bagi Korban Begal di Medan
Jenazah Korban Terbakar, Berikut Identitasnya
Hilang Kontak Usai Pulang Kuliah
Duh! Sampan Nelayan Terhimpit Kapal-Dermaga di Belawan, 1 Orang Tewas
komentar
beritaTerbaru