Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urine dan Razia Kamar WBP
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 28 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan 1 dari 7 anak di Indonesia memiliki kadar kadar timbal darah tinggi. Timbal merupakan salah satu jenis logam berat beracun yang dapat berbahaya bagi kesehatan, misalnya memengaruhi kecerdasan anak. Sebanyak 1.617 anak berusia 12-59 bulan terlibat dalam penelitian.
Riset ini dilakukan pada periode Mei-November 2025 di 12 titik surveilans meliputi Kabupaten Bima, Kabupaten Lamongan, Kota Surabaya, Kota Bandar Lampung, Kota Mataram, Kota Prabumulih, Kota Semarang, Kabupaten Pali, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Grobogan, Kota Denpasar, dan Kabupaten Gianyar.
Hasil surveilans kadar timbal darah (SKTD) menunjukkan 1 dari 7 anak Indonesia memiliki kadar timbal darah di atas 5 mikrogram/desiliter, ambang batas yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia. Wilayah dengan temuan terbanyak adalah Kabupaten Bima dengan 33 persen, Kabupaten Lamongan 28 persen, dan Kota Surabaya sebanyak 22 persen.
"Jadi sebenarnya untuk dampak kesehatan dari kadar timbal ini tidak hanya kecerdasan, tetapi juga anemia dan stunting," ungkap Kepala Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN Dr Wahyu Pudji Nugraheni, SKM, MKes, ketika ditemui awak media di Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).
"Beberapa referensi yang saya temukan memang signifikan ya, ada hubungan yang signifikan antara kadar timbal dengan kejadian stunting dan juga anemia," tambahnya menyinggung keterkaitan paparan timbal dan risiko stunting.
Salah satu faktor risiko tertinggi dari temuan ini adalah anak yang tinggal di rumah dengan cat terkelupas. Mereka memiliki risiko 61 persen lebih besar untuk memiliki kadar timbal darah lebih tinggi dari ambang batas.
Kemudian faktor risiko lain yang disorot adalah pekerjaan orang tua yang kontak langsung dengan timbal, penggunaan alat masak berbahan logam, hingga penggunaan bedak dan kosmetik. Seluruhnya memiliki kadar timbal darah 7-10 persen lebih tinggi. Faktor lain yang disorot adalah daur ulang aki bekas.
"Untuk paparan timbal memang umum ditemukan di berbagai rumah tangga, yang biasanya digunakan sehari-hari. Kemudian juga aktivitas yang ada di lingkungan biasanya, karena yang paling umum di Indonesia itu daur ulang aki bekas, itu yang paling sering ditemukan," ujar epidemiolog Vital Strategies Edwin Siswono yang juga terlibat dalam penelitian.
Lebih dari 20 persen sampel alat masak logam, alat makan keramik dan plastik, kosmetik, pakaian anak dan orang tua, serta mainan anak mengandung timbal melebihi ambang batas.
(wan/dtc)
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 28 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Binjai Dengan tema yang menyentuh hati, Satu kata satu rasa sangat berarti untuk kita yang terpisah bersatu kembali empat
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Bupati dr H Asri Ludin Tambunan memperkenalkan kawasan Simpang Kayu Besar, Kecamatan Tanjung Morawa, sebagai
Sumut 6 jam lalu
Bagi Anda yang gemar mengamati langit serta mencintai peristiwa astronomi, bersiaplah untuk mengarahkan pandangan ke atas.
Global 8 jam lalu
Pemprov Sumut Tawarkan KEK Sei Mangkei dan BRT ke Investor Jepang.
Sumut 9 jam lalu