Minggu, 05 Juli 2026

Ini Dia Tradisi Negara-negara di Dunia Saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan

Faliruddin Lubis - Rabu, 18 Februari 2026 15:50 WIB
Ini Dia Tradisi Negara-negara di Dunia Saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Twitter@rafeeqarshavin
Pemandangan indah jamaah di Mataaf pada Ramadan di Masjid Al Haram, Arab Saudi.

POSMETRO MEDAN,Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahunnya, umat Muslim di berbagai negara mulai menjalankan ibadah puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, sesuai penetapan awal Ramadan yang dilakukan masing-masing negara.

Menariknya, pelaksanaan puasa tidak hanya berlangsung di negara mayoritas Muslim, tetapi juga di sejumlah negara dengan populasi Muslim sebagai minoritas.

Sebagian besar negara dengan penduduk Muslim mayoritas secara resmi menetapkan Ramadan sebagai bagian dari kalender nasional dan aktivitas kenegaraan.

Baca Juga:

Arab Saudi

Puasa Ramadan ditetapkan oleh otoritas kerajaan berdasarkan rukyatul hilal. Selama Ramadan, jam kerja dipersingkat dan aktivitas malam hari meningkat pesat.

Baca Juga:

Indonesia

Puasa dijalankan secara nasional dengan penetapan awal Ramadan melalui sidang isbat pemerintah. Suasana Ramadan terasa kuat dengan tradisi sahur, buka puasa bersama, dan tarawih.

Mesir

Ramadan di Mesir identik dengan lentera fanous dan suasana religius yang kental di masjid-masjid bersejarah.

Turki

Meski negara sekuler, masyarakat Turki tetap menjalankan puasa secara luas, dengan tradisi iftar bersama di ruang-ruang publik.

Pakistan

Pemerintah menetapkan jam kerja khusus selama Ramadan, sementara pasar takjil ramai menjelang waktu berbuka.

Negara dengan Muslim sebagai Minoritas

Di negara-negara ini, puasa tetap dijalankan oleh komunitas Muslim meskipun tidak menjadi kebijakan nasional.

Amerika Serikat

Muslim menjalankan puasa di tengah rutinitas kerja normal. Masjid dan Islamic center menjadi pusat kegiatan Ramadan.

Inggris

Komunitas Muslim aktif menggelar buka puasa bersama lintas agama sebagai bentuk toleransi.

Australia

Puasa dijalankan dengan durasi yang bervariasi tergantung musim, dan masjid-masjid ramai saat tarawih.

Jerman

Muslim tetap berpuasa meski waktu siang hari bisa lebih panjang, terutama saat Ramadan jatuh di musim panas.

Tantangan Puasa di Berbagai Negara

Durasi puasa berbeda-beda tergantung letak geografis. Di negara dekat garis khatulistiwa, waktu puasa relatif stabil sekitar 12–13 jam. Sementara di negara lintang tinggi, durasi puasa bisa mencapai lebih dari 18 jam.

Meski demikian, semangat menjalankan ibadah puasa tetap terasa di seluruh dunia. Ramadan menjadi momentum spiritual, sosial, dan budaya yang menyatukan umat Islam lintas bangsa dan negara.

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas, empati, dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah keberagaman dunia.(BBS)

Tags
beritaTerkait
Pengakuan Lionel Messi Lawan Tanjung Verde, Kami Menderita...
Lamine Yamal Tegaskan Tak Akan Bertato karena Keyakinan Sebagai Muslim
Vozinha Kiper Tanjung Verde yang Bikin Spanyol-Argentina Frustasi, Followernya Melejit jadi 21 Juta
Dini Hari Nanti: Paraguay vs Prancis, Awas! Ada Jimat Sarung Tangan Hanya Rp898 Ribu
Dini Hari Nanti: Kanada vs Maroko, Ngerinya Melawan Singa Pegunungan!
Sejarah! Tumbangkan Australia, Mesir Melaju ke 16 Besar
komentar
beritaTerbaru