Parah..!? Puluhan Tahun Jalan Aek Nabara – Negeri Lama - Tanjung Sarang Elang Tak Digubris
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Kondisi Jalan Provinsi Aek Nabara Negeri Lama Tanjung Sarang Elang Kabupaten Labuhanbatu kembali menuai
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta- Pemerintah Arab Saudi kembali mengirimkan isyarat tegas kepada Indonesia menjelang pelaksanaan haji 2026. Selain kemungkinan memangkas kuota jemaah hingga 50 persen, Saudi juga menyoroti serius aspek kesehatan jemaah asal Indonesia.
Isu ini mencuat dalam pertemuan resmi antara Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf dengan Deputi Menteri Haji Arab Saudi di Jeddah, Selasa (10/6/2025). Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah persoalan krusial terkait penyelenggaraan haji ke depan.
Baca Juga:
"Kuota haji Indonesia untuk tahun depan belum ditentukan. Biasanya, angka kuota langsung diberikan setelah musim haji selesai," ujar pria yang akrab disapa Gus Irfan, dilansir dari detikHimah.
Namun, ia menyebut tahun ini prosesnya lebih rumit. Menurut Irfan, Saudi tengah mempertimbangkan wacana pemangkasan kuota jemaah Indonesia hingga 50 persen. Hal ini diduga sebagai respons terhadap berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan haji 2025, termasuk aspek teknis hingga manajemen jemaah.
Baca Juga:
"Kami sedang melakukan negosiasi. Karena ke depan, manajemen haji akan resmi dialihkan dari Kementerian Agama ke BP Haji, dan kami menawarkan sistem baru untuk perbaikan," ujarnya.
Saudi tidak hanya mempermasalahkan kuota. Perhatian lebih besar justru tertuju pada kondisi kesehatan jemaah Indonesia yang dinilai belum memenuhi syarat istitha'ah (kemampuan fisik).
Dalam forum tersebut, perwakilan Saudi menyampaikan keprihatinan mendalam terkait lemahnya sistem seleksi jemaah dari sisi kesehatan. Bahkan, pernyataan keras dilontarkan ketika membahas adanya jemaah Indonesia yang meninggal dunia sebelum tiba di Tanah Suci.
"Ada yang meninggal bahkan saat masih di pesawat. Why do you bring people to death here?"
Saudi menilai proses seleksi jemaah belum optimal dalam menyaring mereka yang benar-benar sehat untuk menunaikan ibadah haji yang sangat berat secara fisik. Karena itu, Saudi mendesak adanya transparansi dan validasi data kesehatan yang lebih ketat.
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Kondisi Jalan Provinsi Aek Nabara Negeri Lama Tanjung Sarang Elang Kabupaten Labuhanbatu kembali menuai
Sumut 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhan batu Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si. didampingi Wakapolres Labuhanbatu Kompol H. Matonda
Sumut satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penanganan sampah menjadi fokus utama Pemko Medan saat menerima k
Medan satu jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke PT. Bank Sumut,
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Labuhanbatu Selatan Kepolisian Sektor (Polsek) Torgamba, Polres Labuhanbatu Selatan, berhasil mengungkap kasus tindak pidan
Sumut 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Usai silaturahmi dan Sosialisasi Penguatan Kinerja Pelayanan Kesehatan bersama jajaran manajemen RSUD dr Pirngadi, Wa
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmen kuatnya untuk mengembalikan kejayaan RSUD dr. Pirnga
Medan 2 jam lalu
MEDANRahasia TK Pembina Rantauprapat Ajarkan Kemandirian Sulap Pekarangan Jadi Sekolah Ketahanan Pangan.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama PT.PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran Dan Pengaturan Beban Sumatera Utara me
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Batalyon Para Komando (Yonko) 463 Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersa
Medan 5 jam lalu