Jumat, 03 April 2026
Kuliah Umum Nusron Wahid di UiN Datokarama

Bangun Kesadaran Mahasiswa Tentang Nilai Ekonomi Tanah

Evi Tanjung - Jumat, 03 April 2026 10:23 WIB
Bangun Kesadaran Mahasiswa Tentang Nilai Ekonomi Tanah
ist
Menteri ATR/BPN kuliah umum di UIN Datokarama

POSMETRO MEDAN , Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, membangun kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya nilai ekonomi tanah melalui kepastian hukum hak atas tanah, dalam kuliah umum di Universitas Islam Negeri Datokarama Palu, Sulawesi Tengah. Ia menekankan bahwa tanah yang belum memiliki sertipikat belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Banyak orang memiliki tanah, tetapi belum bersertipikat sehingga tidak memiliki nilai ekonomi. Maka lahirlah program PRONA yang dilanjutkan menjadi PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap)," ujar Menteri ATR/Kepala BPN saat memberikan Kuliah Umum di Auditorium UIN Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, Rabu.

Menteri ATR/Kepala BPN kemudian mengutip pandangan ekonom Hernando de Soto yang menyebut bahwa kemiskinan tidak bisa diatasi dengan bantuan sosial, tetapi melalui pemberian akses legal, termasuk terhadap tanah. Sertipikat tanah ini merupakan bagian dari akses legal yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:

Tanpa legalitas yang jelas, tanah tidak dapat dijadikan jaminan, tidak dapat diakses dalam sistem keuangan formal, dan berpotensi menimbulkan konflik. Untuk itulah percepatan sertipikasi tanah dilakukan Kementerian ATR/BPN.

"Dari 45 juta sertipikat sebelum 2017, meningkat menjadi 126 juta saat ini. Namun, masih ada sekitar 14,4 juta bidang tanah yang belum tersertipikasi," ungkap Menteri ATR/Kepala BPN.

Baca Juga:

Dengan informasi ini, Menteri Nusron berharap mahasiswa dari Kampus 1000 Mimpi ini bisa lebih peduli terhadap isu pertanahan di tengah masyarakat. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting untuk ikut memahami sekaligus membantu menyebarkan kesadaran akan pentingnya kepastian hukum atas tanah. ( Rel/Lkt)

Tags
beritaTerkait
Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Teken MoU, Libatkan Mahasiswa Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf
Satgas Gulbencal Kodam I/BB Rampungkan Rehabilitasi Jembatan Gantung di Halongonan Paluta
Nama Chandra Dalimunthe Disorot dalam Skandal ‘Uang Klik’ Proyek Jalan Sumut
Eks Pj Sekda Sumut Akui Terima Uang, Dalih untuk “Sedekah Jumat”
komentar
beritaTerbaru