Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks
POSMETRO MEDAN Ketua Yayasan Perguruan Kesatria, H. Anrizal Ramaputra, S.E., menegaskan akan menempuh jalur hukum terkait dugaan penyebar
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, DI Yogyakarta - Setelah melalui proses hukum yang panjang, sertipikat tanah milik Tupon Hadi Suwarno atau Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Provinsi D.I. Yogyakarta, akhirnya kembali ke tangannya. Keadaan itu langsung memberi rasa aman bagi Mbah Tupon dan keluarga, sekaligus menutup kekhawatiran yang sempat muncul karena kasus mafia tanah yang menimpanya pada April 2025 lalu.
Sertipikat diserahkan langsung di kediaman Mbah Tupon, dengan disaksikan oleh perwakilan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kepala Kejaksaan Negeri Bantul, Kristanti Yuni Purnawanti, didampingi Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, serta jajaran FORKOPIMDA Kabupaten Bantul.
Hal ini jadi titik akhir perjuangan Mbah Tupon dalam melawan ulah mafia tanah dan mempertahankan hak atas tanahnya.
"Kami dari Tim Kuasa Hukum Mbah Tupon menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Tanpa bantuan yang luar biasa dari berbagai pihak rasanya mustahil sertipikat ini kembali ke Mbah Tupon," terang Suki Ratnasari selaku kuasa hukum Mbah Tupon dalam kegiatan Serah Terima Sertipikat Mbah Tupon.
Usai memegang kembali sertipikat tanahnya, Mbah Tupon dan sang istri langsung melakukan sujud syukur sembari menangis. Suasana haru dan bahagia terasa, mengingat proses hukum dari kasus Mbah Tupon ini terbilang tidak mudah.
Sebelumnya, pada April 2025 lalu, saat kasus mafia tanah Mbah Tupon terkuak, Kementerian ATR/BPN melalui Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi D.I. Yogyakarta, mengambil langkah dengan bersurat ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) agar menunda proses lelang tanah milik Mbah Tupon.
Pihak Kanwil BPN juga langsung melakukan blokir internal untuk memproses sengketa pertanahan tersebut.
"Ini merupakan sinergi bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul. Jadi kekuatan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan akuntabel kepada masyarakat," ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bantul, Tri Harnanto.
Belajar dari kasus yang menimpa Mbah Tupon, Tri Harnanto mengimbau masyarakat agar lebih proaktif dalam mengurus legalitas tanah serta menjaga dokumen pertanahan dengan baik.
Tujuannya, agar tanah memiliki kepastian hukum dan menghindari potensi sengketa di kemudian hari.
POSMETRO MEDAN Ketua Yayasan Perguruan Kesatria, H. Anrizal Ramaputra, S.E., menegaskan akan menempuh jalur hukum terkait dugaan penyebar
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Sela
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Dunia penegakan hukum tipikor bergetar. Pasca putusan krusial Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 28/PUUXXIV/202
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu Tragedi berdarah dan ledakan kemarahan massa yang membumihanguskan ketenangan di Panipahan, Kecamatan Pasir Li
Sumut 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan menggelar kegiatan Identifikasi Bakat dan Potensi Pelajar dalam bidang
Sport 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Medan melaksanakan kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Komitmen menghadirkan solusi pengelolaan sampah modern di Kota Medan kian konkret. Pemko Medan mempercepat kesiapan l
Medan 3 jam lalu
POSMETRO Medan, MedanSUNGGAL Bersama petani lokal, Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, meninjau langsung distribusi Program Mak
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menyampaikan penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (L
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menilai capaian petani di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei
Sumut 4 jam lalu