Kompetisi Renang Pelajar Dibuka, Empat Atlet Terbaik Diberangkatkan ke Malaysia
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, secara resmi membuka ajang Millennial Swimming Goes To Malaysia
Sport 59 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - M
enteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memotivasi santri di Pondok Pesantren Al-Bahjah untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam sambutannya di kegiatan Pendampingan Santri Kelas XII SMAIQu Al-Bahjah, Sabtu.
Menteri Nusron mengatakan bahwa selain menjadi kader ulama, santri juga berpeluang untuk berkontribusi sebagai pelaksana kebijakan negara.
"Kalau ingin berkontribusi bagi bangsa dan negara, selain dikader sebagai ulama, Adik-Adik sekalian bisa jadi hikmatal hukama atau kader pelaksana kebijakan," ujar Menteri Nusron, di hadapan Buya Yahya selaku Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah.
Menteri Nurson menjelaskan, hikmatal hukama mencakup berbagai peran strategis dalam pemerintahan, baik sebagai teknokrat maupun birokrat yang bertugas membantu pengambilan kebijakan di berbagai sektor. Menurutnya, posisi tersebut sangat penting dalam menentukan arah pembangunan nasional.
Kekuatan suatu negara, menurut Menteri Nusron juga dipengaruhi dengan penguasaan bidang STEM (science, technology, engineering, and mathematics) sebagai fondasi. Ia mencontohkan ketahanan Iran di tengah tekanan global sebagai hasil dari kemandirian di sektor pangan, energi, dan teknologi. "Kenapa Iran bertahan, karena swasembada pangan, swasembada energi, dan memiliki teknologi yang kuat," jelasnya.
Karena itu, Menteri Nusron mendorong santri untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan di bidang-bidang strategis, seperti teknologi pangan, energi, hingga geologi. Ia menilai, penguasaan sektor tersebut menjadi kunci untuk mewujudkan kemandirian bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron juga memaparkan sedikitnya 10 sektor penting yang membutuhkan peran hikmatal hukama. Peran tersebut adalah pertahanan keamanan, hukum, keuangan, pangan, energi, telekomunikasi, kesehatan, logistik, manufaktur, serta pendidikan dan pelatihan.
Menutup pesannya bagi para santri, Menteri Nusron mengingatkan bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda saat ini. "Jangan ragu, negara ini membutuhkan para santri. Pemuda hari ini adalah pemimpin pada masa yang akan datang. Apalagi saat Indonesia memasuki usia 100 tahun, maju tidaknya salah satunya ditentukan oleh santri yang hari ini lulus SMA," pungkasnya (Rel/Lkt)
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, secara resmi membuka ajang Millennial Swimming Goes To Malaysia
Sport 59 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepolisian Resort Polsek Medan Kota mengamankan seorang wanita,berinisial AP (28) yang diduga melakukan pengancaman t
Kriminal satu jam lalu
Polisi Tangkap Sejumlah Orang Terlibat Kerusuhan Pelantikan KA KAMMI Sumut.
Medan 2 jam lalu
Pengemudi Mobil Diduga Dipengaruhi Alkohol Tabrak Kerumunan Warga Lagi Berolahraga, 1 Wanita Meninggal Dunia
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Padang lawas Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Kepolisian Resor Padang Lawas (Polres Palas) kembali berhas
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memotivasi santri di Pond
Inter-Nasional 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mengidentifikasi berbagai potensi permasalahan yang muncul dari pelaksan
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDANDuka menyelimuti dunia politik Maluku Tenggara. Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora (Nus
Peristiwa 6 jam lalu
Peringati HDSD 2026, Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Hapus Stigma dan Wujudkan Lingkungan Ramah Anak.
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN Garagara tergiur promo iPhone murah di media sosial, Adinda Putri (28) kini harus berurusan dengan hukum. Warga Young Panah
Medan 7 jam lalu