Sumatera Utara yang berbatasan dengan negara tetangga dan memiliki ratusan pintu-pintu kecil (perairan) menjadikan daerah ini pintu keluar masuk bahkan menjadi daerah strategis untuk peredaran narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat merilis Sumatera Utara peringkat ke satu peredaran narkoba. Itu dirilis tahun 2024.
Dengan motto: Berbenah. Berbenah dan terus berbenah. Irjen Whisnu Hermawan Februanto terus menggalang kekuatan dengan masif melakukan pendekatan partisipatif, edukatif/ penyuluhan, preventif, pendekatan budaya/ agama melalui sosialisasi dan represif (Pendekatan tegas melalui aturan hukum).
Baca Juga:
Dalam pemberantasan narkoba dan kejahatan jalanan (Curat, Curas/begal dan Curanmor) serta tawuran, Kapolda Sumut menginstruksikan ke jajaran meningkatkan patroli, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melibatkan Brimob, Sabhara bekerja sama dengan TNI dan pemerintah daerah.
Hasilnya, tahun 2025 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kepada Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto peringkat pertama Polda atas capaiannya dalam pengungkapan narkoba dan ini menjadikan pergeseran bukan lagi Sumatera Utara peringkat teratas peredaran narkoba di Indonesia.
Baca Juga:
APRESIASI PWI SUMUT
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, H Farianda putra Sinik,SE menanggapi prestasi yang ditorehkan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.
"PWI Sumatera Utara sangat mengapresiasi dan sangat bangga atas capaian prestasi yang didapat Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto. Kapolda yang bertabur prestasi menjadi kebanggaan Sumatera Utara," ujar H Farianda yang diminta tanggapannya, Kamis (14/5).

Tags
beritaTerkait
komentar