Peresmian TK PAUD Negeri di Simalungun Jadi Langkah Nyata Bangun Masa Depan Anak Bangsa
Peresmian TK PAUD Negeri di Simalungun menjadi langkah nyata untuk membangun masa depan anak bangsa.
Sumut 14 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Rasa takut dan keresahan yang selama ini menghantui para nasabah bank di Kota Medan akhirnya mulai menemukan titik terang.
Setelah berbulan-bulan menerima laporan masyarakat terkait maraknya pencurian dengan modus ganjal ATM, Tim Jatanras Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan berhasil membongkar komplotan yang diduga menjadi dalang di balik serangkaian aksi kejahatan tersebut.
Dua pria yang diduga merupakan anggota komplotan spesialis ganjal ATM berhasil ditangkap dalam operasi yang dilakukan secara bertahap. Mereka adalah Muammar alias Komeng, warga Deli Serdang, dan Ilham Sahputra alias Ipan, warga Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Baca Juga:
Fakta yang terungkap dalam penyelidikan semakin mengejutkan. Kedua tersangka diketahui bukan pemain baru dalam dunia kriminal. Berdasarkan data kepolisian, Muammar alias Komeng merupakan residivis kasus ganjal ATM yang sebelumnya pernah menjalani proses hukum atas kejahatan serupa.
Sementara Ilham Sahputra alias Ipan tercatat sebagai residivis kasus narkotika. Riwayat kriminal tersebut memperkuat dugaan bahwa aksi yang mereka lakukan merupakan bagian dari aktivitas kejahatan yang telah berulang kali dilakukan.
Baca Juga:
Penangkapan tersebut menjadi jawaban atas keresahan masyarakat yang selama ini mempertanyakan mengapa kasus ganjal ATM terus berulang di lokasi yang sama tanpa pernah terungkap secara jelas.
Dari hasil penyelidikan awal, kedua tersangka diduga bukan pelaku dadakan, melainkan bagian dari kelompok yang telah berulang kali menjalankan aksi serupa dengan pola yang terorganisir.
Muammar lebih dulu diamankan setelah Tim Jatanras mendapatkan informasi mengenai keberadaannya di Kota Tebing Tinggi. Dari penangkapan itu, polisi kemudian melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil meringkus Ilham Sahputra alias Ipan di sebuah rumah kos di kawasan Medan Petisah.
Pengungkapan ini membuka fakta mengejutkan. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka diduga telah beraksi secara berulang di sedikitnya 23 titik ATM yang tersebar di Kota Medan, Binjai hingga Tebing Tinggi.
Lokasi yang menjadi sasaran mereka bukanlah tempat yang sepi. Sebaliknya, para pelaku diduga memilih ATM yang ramai dikunjungi masyarakat seperti ATM BNI Gaperta, ATM Center Marelan, kawasan Padang Bulan, Selayang, Simalingkar, Kampus Haji Anif, hingga sejumlah SPBU dan gerai ritel modern.
Peresmian TK PAUD Negeri di Simalungun menjadi langkah nyata untuk membangun masa depan anak bangsa.
Sumut 14 menit lalu
Polres Humbahas Patroli Rutin Jaga Kamtibmas
Sumut 29 menit lalu
Dari tempat bermain game, berubah menjadi sarang narkoba, warnet jadi lokasi transaksi digulung Polisi.
Medan 43 menit lalu
Sri Rezeki Kritik Sistem Regsosek, Minta Indikator Desil Tidak Dijadikan Tolak Ukur Tunggal Bansos.
Politik 51 menit lalu
Kunjungan Ke SDN 134409, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Perpustakaan Keliling Solusi Cerdas Tingkatkan Literasi dan Minat Baca Para Peserta
Sumut 59 menit lalu
Danrem 022/PT Hadiri Penutupan Diklat SPPI KDKMP/KNMP di Rindam l/BB.
Sumut satu jam lalu
Mengenal Lebih Dekat Wakapolda Sumut Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak.
Profil satu jam lalu
Sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika di Desa Gele, Kecamatan Blangkejeren.
Peristiwa 2 jam lalu
Tim Gabungan Tertibkan PETI di Pegagan Hilir, 47 Camp Hingga Mesin Dimusnahkan.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,ENAM belas bulan sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, terus berkomitmen dalam mel
Sumut 2 jam lalu