Senin, 15 Juni 2026

2 Komplotan Pelaku Ganjal ATM Didor, Beraksi di Medan Binjai Hingga Tebing Tinggi

Faliruddin Lubis - Senin, 15 Juni 2026 06:16 WIB
2 Komplotan Pelaku Ganjal ATM Didor, Beraksi di Medan Binjai Hingga Tebing Tinggi
IST
Kedua pelaku dan rekaman CCTV saat beraksi.

Pemilihan lokasi tersebut diduga dilakukan karena tingginya aktivitas transaksi sehingga memudahkan pelaku mencari korban tanpa menimbulkan kecurigaan.

Yang menarik, ATM BNI Gaperta diduga menjadi salah satu lokasi favorit para pelaku. Berdasarkan data penyelidikan, lokasi ini tercatat menjadi sasaran hingga tiga kali. Fakta tersebut memunculkan dugaan bahwa para pelaku sengaja kembali ke lokasi yang dianggap aman dan memiliki potensi korban yang tinggi.

Baca Juga:

Modus yang digunakan terbilang sederhana namun sangat efektif. Pelaku diduga memasang alat pengganjal pada slot kartu ATM sehingga kartu korban tidak dapat keluar setelah transaksi.

Saat korban panik dan kebingungan, pelaku yang berada di sekitar lokasi kemudian berpura-pura membantu atau mengamati dari kejauhan untuk mendapatkan PIN korban. Setelah korban meninggalkan lokasi, kartu ATM berhasil dikuasai dan rekening korban dikuras.

Baca Juga:

Modus ini selama beberapa waktu terakhir menjadi momok bagi masyarakat Medan. Tidak sedikit korban yang merupakan orang tua, pensiunan, hingga masyarakat yang kurang memahami teknologi perbankan.

Dalam sejumlah kasus yang sebelumnya terungkap ke publik, kerugian korban bahkan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah hanya dalam hitungan jam setelah kartu ATM mereka berhasil dikuasai pelaku.

Pengungkapan kasus ini juga menguatkan dugaan bahwa aksi ganjal ATM yang selama ini terjadi bukanlah peristiwa sporadis. Frekuensi kejadian yang tinggi, pemilihan lokasi yang terencana, luasnya wilayah operasi, serta keterlibatan pelaku yang merupakan residivis menunjukkan adanya pola kerja yang sistematis dan kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih besar.

Karena itu, penyidik Polrestabes Medan kini tidak hanya fokus pada kedua tersangka yang telah diamankan. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang berperan sebagai pengintai, eksekutor lapangan, hingga penampung hasil kejahatan.

Selain itu, petugas melakukan pendalaman terhadap jumlah korban sebenarnya yang diperkirakan jauh lebih banyak dari laporan yang masuk.

Keberhasilan Tim Jatanras membongkar kasus ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini merasa tidak aman saat melakukan transaksi di mesin ATM.

Tags
beritaTerkait
Kapolrestabes Medan Turun ke Warga, Dengarkan Langsung Keluhan Keamanan di Medan Tuntungan
Bertemu di Lapas, Uang Hasil Kejahatan Buat Judol, Beli Narkoba hingga Sewa Cewek
21 Hari Operasi Antik 2026, Polrestabes Medan Gulung 164 Kasus Narkoba
Gubernur Bobby Nasution: Penyelesaian Kasus Tertentu Lewat Justice Colaborator
Alamak! 1 Tersangka Preman yang Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya Positif Makek Narkoboy
Ternyata! Dua Bang Jago Penganiaya Ibu Hamil dan Suaminya di Terowongan Tembung Abang Adik
komentar
beritaTerbaru