Sumut Raih Peringkat 5 Pada MTQN XXXI Semarang
POSMETRO MEDAN, Semarang Provinsi Sumatera Utara meraih peringkat 5 pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke XXX Tahun 2026 di Semarang.
Inter-Nasional 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan-- Polda Sumatera Utara membongkar jaringan penipuan daring (online scamming) internasional yang bermarkas di sebuah unit apartemen di Kota Medan. Mereka ditangkap setelah menguras uang korban hingga Rp6,7 miliar dengan modus menyamar sebagai petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga anggota kepolisian.
Direktur Reserse SiberPolda Sumut, Kombes Bayu Wicaksono, mengungkapkan pengungkapan kasus berawal dari penyelidikan pada Selasa, 28 Juli 2026.
Dari tempat kejadian perkara, penyidik menyita berbagai barang bukti, antara lain dua unit mobil mewah yang diduga hasil kejahatan, satu unit sepeda motor, belasan telepon genggam dari berbagai merek, dan laptop untuk penunjang operasional sindikat.
Baca Juga:
"Jaringan penipuan online ini merupakan jaringan internasional. Pelaku dan rekan-rekannya pernah bekerja di Kamboja hampir satu tahun dan selama di sana juga melakukan aksi online scamming," terang Bayu, Kamis, 6 Agustus 2026.
Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap lima orang di lokasi. Selain FM yang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdapat empat orang lain yang ditangkap. Mereka terdiri dari dua warga negara (WN) Pakistan bernama Mujahid dan Ayub Zain, satu WN India bernama Karandeb Singh, serta seorang perempuan asisten rumah tangga (ART) berinisial Tiara.
Baca Juga:
Seluruh anggota sindikat ini diketahui sempat menjalankan aktivitas penipuan di Kamboja sebelum kembali ke negara masing-masing pada akhir 2025. Pada Februari 2026, mereka kembali berkomunikasi dan sepakat berkumpul di Medan untuk menjadikan kota ini sebagai basis operasi baru hingga Juli 2026.
Para pelaku membagi peran secara terstruktur saat beraksi. Tersangka FM bertugas mengaku sebagai pejabat OJK, sedangkan rekannya berpura-pura menjadi anggota kepolisian dan petugas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Selain modus penyamaran sebagai petugas pemerintah, sindikat ini juga melancarkan love scamming dengan membuat akun Facebook beridentitas perempuan palsu untuk mengelabui dan membangun kepercayaan target.
Korban yang diproses di Indonesia adalah seorang perempuan berinisial Bunga (nama samaran), warga Kalimantan. Modusnya, FM menghubungi Bunga dan menakut-nakutinya bahwa dia sedang dipantau polisi terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Lalu mereka menawarkan bantuan manipulatif. Setelah itu, pelaku lain yang menyamar sebagai polisi dan petugas Kominfo ikut mengintimidasi.
POSMETRO MEDAN, Semarang Provinsi Sumatera Utara meraih peringkat 5 pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional ke XXX Tahun 2026 di Semarang.
Inter-Nasional 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Perkara dugaan suap proyek jaringan internet Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing di Pengadilan Ti
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya, menerim
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Beringin Tim Pembina Posyandu Kabupaten Deli Serdang memperkenalkan Sinergi Posyandu Terintegrasi untuk Deli Serdang Sehat
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Beringin Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Deli Serdang saat ini mencakup 57 ti
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, mewakili Kabupaten Deli Serdang dalam Evaluasi 10 Program Pokok PKK
Sumut 6 jam lalu
Presiden El Salvador Nayib Bukele Perang Melawan Korupsi, Dari Geng Kriminal ke Pejabat Korup.
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pagar Merbau Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara mengevaluasi pelaksanaan program Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) d
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN , Lubuk Pakam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupate
Sumut 7 jam lalu
Satu Pelaku Curas Diamankan, Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Dua Perkara Sekaligus.
Peristiwa 8 jam lalu