Love Scam! Ibu di Medan Kena Tipu Pria Ganteng, Cuan Rp120 M Dikuras
Ngaku Pria Ganteng dari Singapura, Penipu Kuras Rp 120 M dari Ibuibu di Medan
Inter-Nasional satu menit lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN– Kegelisahan memuncak di kalangan warga Delitua hingga sebagian warga Medan akibat maraknya praktik perjudian berkedok tembak ikan. Dianggap sebagai biang keladi kerusakan sosial dan ekonomi, lapak-lapak haram tersebut kini terang-terangan beroperasi, memicu desakan publik agar Kepolisian Sektor (Polsek) Deli Tua segera turun tangan melakukan pemberantasan tanpa pandang bulu.
Praktik perjudian yang kian meresahkan ini dilaporkan telah menyebar di sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Deli Tua. Warga khawatir lokasi-lokasi tersebut tidak hanya menjadi arena adu nasib, tetapi juga telah bertransformasi menjadi sarang potensi kejahatan lain yang mengancam keamanan lingkungan.
"Ini bukan lagi soal hiburan, tapi sudah jadi penyakit masyarakat," ujar seorang warga berinisial AS yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.
Baca Juga:
Menurutnya, dampak negatif dari perjudian ini sudah sangat terasa. "Banyak yang terjerat utang, rumah tangga jadi ribut, bahkan ada yang sampai nekat mencuri. Kami resah karena ini terjadi di sekitar tempat tinggal kami, di depan mata anak-anak kami," keluhnya, Kamis (28/8/2025).
Berdasarkan penelusuran di lapangan, lokasi judi tembak ikan ini kerap ramai dikunjungi pada sore hingga dini hari. Suara mesin yang khas dan kerumunan orang menjadi pemandangan yang membuat warga sekitar tidak nyaman. Warga menganggap keberadaan bisnis ilegal ini seolah menantang aparat penegak hukum karena terus beroperasi tanpa ada tindakan tegas.
Baca Juga:
Informasi mengenai keberadaan dan keresahan warga ini disebut telah disampaikan secara resmi kepada Kapolsek Delitua. Publik kini menanti langkah konkret dari pihak kepolisian untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas segala bentuk praktik perjudian sesuai amanat undang-undang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dan menunggu jawaban dari Kapolsek Deli Tua Kompol PS Simbolon terkait langkah penindakan yang akan diambil terhadap maraknya kegiatan perjudian tembak ikan di wilayah hukumnya. ( Tim)
Ngaku Pria Ganteng dari Singapura, Penipu Kuras Rp 120 M dari Ibuibu di Medan
Inter-Nasional satu menit lalu
Khitanan Massal HKGB Ke74, Bhayangkari Cabang Kota Medan dan Polrestabes Medan Peduli Masyarakat.
Medan 19 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) kembali menyelesaikan penanganan perkara pidana dengan humanis melalau
Medan 46 menit lalu
POSMETRO MEDAN,JAKARTA Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggu
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendukung percepatan konektivitas antara Pelabuhan Kuala Tanju
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Satuan Brimob Polda Sumut terus meningkatkan patroli malam sebagai langkah preventif menjaga situasi keamanan dan k
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Karo Berawal dari informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan keberadaan barak narkoba di wilayah Berastagi, Sat
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Binjai Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Binjai kembali menangkap seorang pria dengan inisial RAR (26) yang diduga s
Kriminal satu jam lalu
Posmetro Medan Binjai Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., menerima kunjungan kerja rombongan DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Enam bulan bergulir di Pengadilan Negeri Medan, perkara kematian remaja M. Dian Iqbal Saragih dalam peristiwa tawu
Peristiwa 3 jam lalu