Diduga Mencuri 11 Alat Musik Gereja, Sopir Taksi Online di Medan 'Gol'
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Kasus kejahatan seksual kembali mencoreng wajah kemanusiaan di Kabupaten Deli Serdang. Seorang ayah kandung bersama adik kandungnya tega rudapaksa atau perkosa anak perempuan berusia 16 tahun.
Fakta memilukan, aksi bejat itu telah berlangsung sejak korban masih berusia 10 tahun. Kasus ini terungkap setelah korban memberanikan diri bercerita kepada Ketua ranting salah satu organisasi masyarakat di tempat tinggalnya. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.
Baca Juga:
Saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan telah menetapkan kedua pelaku sebagai tersangka. Ironisnya, sang ayah diketahui merupakan residivis kasus serupa. Bahkan hingga kini ia masih berstatus tersangka dalam perkara kekerasan seksual lain yang tengah ditangani aparat penegak hukum.
Baca Juga:
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang, Junaidi Malik, menegaskan, pelaku harus dijatuhi hukuman seberat-beratnya.
"Ini bukan hanya kejahatan seksual, tetapi juga pengkhianatan terhadap darah daging sendiri. Apalagi pelaku adalah residivis. Negara wajib memberikan hukuman berat, termasuk kebiri kimia, agar ada efek jera. Jangan ada lagi celah bagi predator seksual berkeliaran," ujarnya, Kamis (25/9/2025).
Selain menuntut hukuman tegas, LPA juga meminta pemerintah daerah memastikan pendampingan penuh bagi korban, mulai dari pemulihan psikologis, layanan medis, jaminan pendidikan, hingga perlindungan hukum secara berkelanjutan.
Junaidi mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam melindungi anak dari tindak kekerasan. Keluarga seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak, bukan sebaliknya. Orang tua, paman, bibi, atau siapa pun yang memiliki kedekatan darah justru harus menjadi pelindung.
" Jika ada tanda-tanda janggal pada anak, jangan diabaikan. Dengarkan suara mereka, percayai cerita mereka, dan segera cari pertolongan. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama," pesannya.
Hingga kini kasus masih dalam proses penyidikan Unit PPA Polrestabes Medan. Publik menanti langkah nyata aparat penegak hukum untuk menuntaskan perkara ini tanpa kompromi dan memberikan keadilan bagi korban.(/lam/zul)
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 2 jam lalu
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 3 jam lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 3 jam lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 3 jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 5 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Jajaran Kecamatan Medan Baru bersama Koramil 05 Medan Baru dan Polsek Medan Baru membagikan Bendera Merah Putih kepad
Medan 5 jam lalu
BANPT Tetapkan UDA Tak Memenuhi Syarat Peringkat Akreditasi, Ini Pesan LLDikti Wilayah I ke Mahasiswa.
Medan 5 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SD Negeri 047164 Seberaya, Kabupaten Karo, menuai tanda tanya. Pasalnya, Dinas Pendi
Peristiwa 6 jam lalu