Rabu, 13 Mei 2026

Gawat Kali! Ajudan Kalapas Diduga Motori Pungli di Lapas Tanjung Gusta

Jafar Sidik - Kamis, 20 November 2025 23:48 WIB
Gawat Kali! Ajudan Kalapas Diduga Motori Pungli di Lapas Tanjung Gusta
Ajudan Kalapas diduga motori pungli di Lapas Tanjung Gusta.(ist)

POSMETRO MEDAN-Budaya lama di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terkait berbagai praktik kejahatan, sepertinya masih sulit dihapuskan. Bahkan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang menekankan segala hal positif, seperti diabaikan oleh oknum-oknum yang masih menganut pikiran mencari keuntungan pribadi di balik jeruji.

Ketidaktaatan itu pula yang terus menerus terendus di dalam Lapas Kelas IA Tanjung Gusta, Medan. Setelah sebelumnya tersiar kabar terkait maraknya aksi lodes (penipuan scamming) yang dilakukan narapidana, bebasnya penggunaan ponsel di kalangan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan praktik menjual kamar dengan harga mencapai ratusan juta, Lapas yang berlokasi di Kecamatan Medan Helvetia itu kembali diterpa isu miring terkait pungutan liar (pungli) yang marak.

Baca Juga:

Berdasarkan informasi dan hasil investigasi wartawan, praktik pungli itu digerakkan oleh ajudan Kepala Lapas Kelas IA Tanjung Gusta Medan, berinisial Har.

Dalam menjalankan misinya, kabarnya Har berpatokan pada perintah pimpinannya, yakni Kalapas Herry Suhasmin. Artinya, setiap kali kalapas memiliki request atau permintaan, Har pun langsung bergerak .

Baca Juga:

"Memang informasinya begitu, pungli yang dilakukan ajudan itu sesuai perintah Kalapas. Biasanya requesnya itu kalau Kalapas mau melakukan perjalanan dinas luar kota, atau ada tamu yang mau datang. Tentukan butuh anggaran," ungkap.sumber yang sangat layak dipercaya, Kamis (20/11/2025).

Menurut sumber juga, biasanya target pungli biasanya napi-napi kasus narkoba yang masih terus menjalankan bisnisnya.

"Ya memang WBP ini tidak main di dalam lapas, tapi masih banyak di antara mereka yang menggerakkan bisnis narkoba, diluar lapas dan biasanya mereka bandarnya," beber sumber.

Bahkan sumber menyebutkan, untuk melancarkan dugaan praktik pungli itu, ada dua orang WBP yang sengaja dijadikannya kaki tangannya, yakni R dan M.

"Mereka yang menjalankan perintah si ajudan untuk mengutip ke napi-napi narkoba yang masih bermain tadi," ujarnya.

Tags
beritaTerkait
Diduga Jual Nama APH, Sosok Berinisial "Mbeng" Kuasai Proyek Meubelair Puluhan Miliar di Disdik Sumut
Rumah Zakat  Salurkan Kado Lebaran Yatim untuk 15 Siswa SMP Al Washliyah 8 Medan
Rico Waas Buka Peluang Kolaborasi Global, UNDP Siap Dukung Pengelolaan Sampah Dan Digitalisasi
Rico Waas Ajak Australia Investasi dan Perkuat Kerja Sama Pendidikan
Ketua DPD Partai Hanura Sumut Tekankan Pentingnya Peran Media Untuk Pembangunan
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, 2 Pengedar 4 Pembeli Dan Barang Bukti Narkoba Diamankan
komentar
beritaTerbaru