Pemuda 21 Tahun Tewas Ditikam, Diduga Bermotif Dendam Asmara
Tragedi Berdarah di Cikampak, Pemuda 21 Tahun Tewas Ditikam, Diduga Bermotif Dendam Asmara.
Kriminal 19 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta - Grup Facebook Fantasi Sedarah bikin publik marah. Netizen, pemerintah sampai Meta mengecamnya. Ini penjelasannya.
Fantasi Sedarah itu apa? Banyak netizen bertanya soal grup Facebook kontroversial ini.
Viralnya grup ini diawali dari ramainya pembicaraan warganet di lini masa media sosial seperti X dan Instagram. Netizen membagikan tangkapan layar sejumlah isi percakapan grup tersebut.
Baca Juga:
Rupanya, Fantasi Sedarah adalah grup Facebook dengan topik pembicaraannya mengarah ke inses atau seks sedarah. Grup itu disebut memiliki ribuan anggota pengguna Facebook. Netizen menilai cerita-cerita dan obrolan di dalam grup tersebut sangat menjijikkan.
Kemarahan netizen segera mendapatkan tanggapan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) langsung memblokir 30 link dengan konten inses tersebut.
Baca Juga:
"Sampai kemarin kami sudah menemukan 30 link yang kontennya serupa. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Meta untuk proses take-down dan juga bersama dengan Polri untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi Alexander Sabar dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga memberikan kecaman. Mereka meminta Polri bertindak mengusut tuntas.
"Jika ada bukti pelanggaran, proses hukum harus ditegakkan demi memberi efek jera dan melindungi masyarakat, khususnya anak-anak, dari dampak buruk konten menyimpang," ujar Sekretaris Kemen PPPA, Titi Eko Rahayu, dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).
DPR juga ikut geram. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta kepolisian menindak tegas grup tersebut. Sahroni mengatakan grup itu telah meresahkan masyarakat.
"Kapolri wajib tindak tegas sesegera mungkin, ini sudah bahaya dan harus dihentikan. Kapolri harus perintahkan anggotanya tangkap semua yang terlibat," kata Sahroni saat dihubungi.
Terkait desakan pemerintah dan DPR, Polri pun bersuara. Mereka sedang melakukan pengusutan terhadap grup ini.
"Sudah, kami sudah melakukan proses penyelidikan sejak minggu lalu," ujar Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto Pasaribu, Jumat (16/5/2025).
Tidak kurang, bahkan Meta sebagai pemilik platform medsos Facebook juga ikut mengecam keberadaan grup kontroversial ini. Meta berkomitmen untuk memerangi hal semacam ini.
"Eksploitasi anak adalah kejahatan mengerikan dan tidak dapat ditoleransi. Kami telah memblokir Grup ini dari aplikasi kami dan terus bekerja secara proaktif untuk mendeteksi serta memblokir akun-akun serupa," ujar Juru Bicara Meta dilansir detikINET dalam pernyataannya, Senin (19/5/20205).
Pengamat medsos Enda Nasution juga menilai bahwa grup Facebook Fantasi Sedarah jelas punya topik yang tidak sesuai norma. Dia mengingatkan agar para pengguna berhati-hati dan tidak ragu untuk melaporkan konten yang mengganggu.
"Untuk pengguna, berhati hati pada konten yang muncul di media sosial, bisa punya pengaruh pada mental dan cara berpikir kita, laporkan kalau menemukan konten-konten yang mengganggu," tuturnya. (wan/dtc)
Tragedi Berdarah di Cikampak, Pemuda 21 Tahun Tewas Ditikam, Diduga Bermotif Dendam Asmara.
Kriminal 19 menit lalu
Dugaan Scammer Digerebek di Tanjungbalai, Polisi Janji Ungkap Tersangka Lewat Press Release.
Sumut 28 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Polda Sumut bersama jajaran mengungkap puluhan kasus tindak pidana narkotika dalam sehari. Dari hasil pengungkapan pa
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan, Kamis (14/5) dini hari menggerebek sarang narkoba di Jalan Denai Gang Jati, Kec.Medan Denai
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Tim Opsnal Polsek Medan Labuhan, Polres Pelabuhan Belawan, b
Kriminal 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) Rizaldi, SH, MH dilapor ke
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mempromosikan potensi strategis Sumut sebagai pintu
Bisnis 9 jam lalu
Potret Suram SMPN 2 Satap Aek Kuo, Toilet Tanpa Pintu dan Dugaan Penguapan Dana BOS.
Sumut 10 jam lalu
Gema selawat dan lantunan ayat suci AlQur&rsquoan memenuhi Aula Ahmad Dewi Syukur, Kamis (14/5/2026).
Sumut 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Tim Ji
Sumut 12 jam lalu