Rabu, 15 April 2026

Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks

Jafar Sidik - Selasa, 14 April 2026 22:29 WIB
Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks
Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks

POSMETRO MEDAN– Ketua Yayasan Perguruan Kesatria, H. Anrizal Ramaputra, S.E., menegaskan akan menempuh jalur hukum terkait dugaan penyebaran informasi tidak benar (hoaks) yang mencatut namanya di media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Anrizal menyusul beredarnya unggahan dari akun Facebook bernama Sofya Moureen yang dinilai telah menyebarkan tuduhan sepihak tanpa dasar yang jelas.

"Saya tegaskan bahwa informasi yang menyebutkan saya di akun tersebut adalah hoaks dan tidak benar," ujar Anrizal kepada awak media, Selasa (14/4/2026).

Anrizal yang dikenal sebagai Ketua Yayasan Perguruan Kesatria di Medan—yang membawahi unit pendidikan SD, SMP, hingga SMA—menyebutkan bahwa tuduhan yang beredar telah mencemarkan nama baik dirinya serta berpotensi merusak reputasi lembaga pendidikan yang ia pimpin.

Ia menyatakan tengah mempersiapkan langkah hukum melaporkan akun tersebut kepada aparat penegak hukum, guna memberikan efek jera serta memastikan kepastian hukum atas kasus yang dialaminya.

"Kami berharap institusi Polri dapat bertindak profesional, menjaga integritas, serta menindak setiap bentuk penyebaran informasi bohong yang merugikan pihak lain," tegasnya.

Lebih lanjut, Anrizal juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi yang jelas.

"Masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jangan sampai ikut menyebarkan hoaks yang dapat menimbulkan keresahan dan merugikan banyak pihak," tambahnya.

Sementara itu, dalam unggahan akun Facebook Sofya Moureen, terdapat narasi bernuansa personal yang berisi tudingan terkait kehidupan Anrizal serta perlakuan yang dianggap tidak adil. Unggahan tersebut juga disertai pernyataan emosional yang belum dapat diverifikasi kebenarannya.

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru