Lolos Setelah Berpindah-pindah Sampan di Jalur Laut, Eh Ketangkap Lewat Jalur Darat
Polisi Tangkap PMI Bawa 8 Kg Sabu dari Malaysia Lewat Laut Asahan.
Sumut 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Polsek Medan Area mengungkap dugaan sementara motif seorang suami bernama Alang (58) membunuh istrinya bernama Yap Siu Lian (55) di Gang Lurah, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area.
Kapolsek Medan Area AKP Himawan mengatakan, dugaan sementara pembunuhan karena pelaku merasa cemburu.
Pelaku mencurigai istrinya telah berselingkuh dengan pria lain. "Motif sementara karena cemburu antara korban dan pelaku suami istri. Istri bekerja di yayasan lembaga sosial, dimana dalam kesehariannya dia membagikan paket bansos,"kata Kapolsek Medan Area AKP Himawan, Sabtu (14/6/2025).
Baca Juga:
Selama ini korban bekerja di panti sosial keagamaan Budha tak jauh dari rumahnya. Yap Siu Lian memiliki peran membagikan sembako dari donatur ke masyarakat.
Sedangkan pelaku tidak memiliki pekerjaan, alias pengangguran yang hidup dari penghasilan istri. Lanjut AKP Himawan, karena cemburu buta, pelaku pun menjadi reaktif sering mengikuti istrinya bekerja.
Baca Juga:
Namun puncaknya pada Rabu 11 Juni kemarin, keduanya sempat cekcok dan berujung penusukan yang mengakibatkan korban tewas.
Meski demikian Polisi belum mengungkap kepada korban dituding berselingkuh. "Namun suaminya cemburu sehingga dalam aktivitasnya sang suami selalu ikut. itulah yang jadi penyebabnya. sebelum kejadian, sempat terjadi cekcok dan terjadi penikaman."
Polisi menjelaskan, Yap Siu Lian mengalami luka tusuk kurang lebih sebanyak 24 kali di tubuhnya.
Untuk korban, saat ini disemayamkan di rumah duka. Sedangkan pelaku masih kritis. Polisi juga mengamankan tiga barang bukti diantaranya 2 pisau dan 1 gunting stainless masih berbecak darah.
"Kalau untuk detailnya, kita sementara masih berdasarkan keterangan saksi. Katanya istrinya selingkuh, namun faktanya berdasarkan keterangan sahabat korban, setiap aktivitas istri suaminya selalu ikut," ujar Kapolsek.
Sebelumnya, Alang (58) menusuk istrinya sendiri bernama Yap Siu Lian (55) hingga tewas di rumah nomor 14, Jalan Dr Wahidin Lama, Gang Lurah, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, Rabu (11/6/2025) malam.
Untuk kronologis pembunuhan, Kapolsek Medan Area AKP Dwi Himawan mengatakan, awalnya adik korban yang tinggal di lantai dua rumah mendengar suara cekcok antara kakaknya dan Abang iparnya sekira pukul 22:00 WIB.
Selain itu, adik korban yang belum diketahui identitasnya juga mendengar kakaknya menjerit. Mendengar jeritan kakaknya, ia turun ke lantai satu rumah, lalu melihat pelaku menusuk kakaknya berulangkali.
"Adik kandung korban yang saat itu berisitirahat di lantai 2 mendengar suara gaduh dan jeritan kakaknya. Selanjutnya ia turun ke lantai 1 dan melihat pelaku menikam korban dengan sebilah pisau beberapa bagian tubuhnya,"kata Kapolsek Medan Area, AKP Dwi Himawan, Kamis (12/6/2025).
Melihat kakaknya ditikam hingga terkapar di lantai dalam kamar, saksi mata spontan berteriak dan langsung mencoba berlari keluar.
Begitu keluar, adik korban langsung mengunci pintu rumah dari luar karena pelaku sempat berusaha melarikan diri.
Lalu adik korban mencari pertolongan, ke sebuah panti sosial tempat korban bekerja. Begitu kembali dan mencoba masuk ke dalam rumah, ternyata pintu yang awalnya dikunci dari luar, sudah terkunci juga dari dalam.
Sehingga mereka masuk ke rumah memanjat lewat lantai dua rumah. Ketika berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku melakukan perlawanan dengan menusuk salah satu warga.
Namun akhirnya warga yang berada di lantai satu berhasil mendobrak pintu bawah, lalu menangkap Alang. Alang pun digebuki massa hingga wajahnya babak belur, bercucuran darah.
"Saat itu saksi mencoba masuk dengan memanjat dari luar ke lantai 2 dan masuk ke dalam rumah. Tersangka sempat menikam saksi."
Polisi yang mendapat laporan adanya pembunuhan langsung datang ke lokasi kejadian mengamankan pelaku.
Sedangkan korban, sempat dibawa ke RS Muhammadiyah Medan, dan dirujuk ke RS Pirngadi Medan karena lukanya cukup parah. Nahas, setibanya di RS, nyawa korban tidak tertolong lagi.
Lalu pelaku, usai digebuki massa langsung dibawa ke RS untuk perawatan. Polisi belum bisa memintai keterangan pelaku karena belum bisa berbicara. Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut untuk dilakukan autopsi.
Rosmawati, kepala lingkungan 9 mengungkap kalau sepasang suami istri tersebut merupakan pendatang baru disitu. Mereka baru tinggal di kediaman tersebut kurang lebih selama 6 tahun. Sebelumnya tinggal di wilayah Medan Denai.
Bukan berdua, melainkan ada adik korban yang ikut tinggal bersama Alang dan Yap Siu Lian di lantai dua rumah.
Selama tinggal di rumah yang berada di dalam gang sempit, keduanya disebut tak pernah ribut.
"Mereka tinggal disini pendatang selama 6 tahun. Kalau alamat aslinya di Kecamatan Medan Denai. Kalau ribut, sepertinya gak pernah ribut,"kata Rosmawati, Kamis (12/6/2025).
Informasi yang didapat pihak lingkungan, korban memiliki empat anak. Akan tetapi keempat anaknya sudah berumah tangga, sehingga tinggal secara terpisah.
Selama ini korban bekerja di sebuah panti sosial keagamaan Budha. Sedangkan pelaku disebut tidak bekerja alias pengangguran.
"Suaminya gak ada kerja. Kalau korban aktif di yayasan sosial begitu untuk agama Budha," ujar Rosmawati.
(wan/bbs)
Polisi Tangkap PMI Bawa 8 Kg Sabu dari Malaysia Lewat Laut Asahan.
Sumut 5 menit lalu
PSG VS Aston Villa Menang 21, Les Parisiens Juara Piala Super Eropa Lagi
Sport 2 jam lalu
KKB Tantang Pemerintah Perang, Ultimatum Yang Selenggarakan Upacara HUT RI di Papua Bakal Dihabisi!
Peristiwa 4 jam lalu
Partai Golkar membuka peluang perubahan sistem Pilkada dengan hanya memilih kepala daerah, tanpa wakil kepala daerah dalam satu paket.
Politik 5 jam lalu
Seorang pria yang mengenakan pakaian wanita lengkap dengan hijab saat berada di salah satu warung kopi (warkop) di Kecamatan Jaya Baru.
Peristiwa 6 jam lalu
Desa Kuta Tinggi menerima kunjungan Tim Dewan Penyantun Pokja III TP PKK Pakpak Bharat.
Sumut 7 jam lalu
Pengedar Sabu di Pandan Diringkus Sat Resnarkoba Polres Tapteng
Kriminal 8 jam lalu
Sekda Kota Sibolga Hadiri Flag Off Fun Walk Pekan QRIS Nasional 2026.
Sumut 8 jam lalu
Polres Batu Bara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).
Peristiwa 9 jam lalu
Tongkat Komando Berganti, TNIPolri Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Siantar Martoba.
Sumut 10 jam lalu