Sabtu, 20 Juni 2026
Pembunuhan Lansia di Pekanbaru Diotaki Menantu

Pelaku Terpengaruh Ekstasi Hingga Nekat Menghabisi

Faliruddin Lubis - Senin, 04 Mei 2026 11:58 WIB
Pelaku Terpengaruh Ekstasi Hingga Nekat Menghabisi
IST/DetikNews
Penampakan 4 Pembunuh Lansia di Pekanbaru Usai Ditangkap.

8. Dua Kali Lakukan Perampokan

Hasyim mengatakan AF dan SL telah melakukan perampokan sebanyak dua kali.

Baca Juga:

Aksi pertama berlangsung pada 8 April. Saat itu, mereka berdua datang ke rumah korban, namun hanya ada Arnol.

"Yang pertama itu pada tanggal 8 April. Mereka merampok dan mengambil uang Rp4 juta. Pada saat itu hanya ada Arnol. Mereka mengambil uang dan pergi ke Medan. Pada saat itu belum terpasang CCTV," katanya.

Baca Juga:

Setelah itu, kejadian kedua terjadi pada 29 April 2026. Pada kejadian tersebut, para pelaku mengambil perhiasan korban, uang, dan membunuh korban.

9. Positif Ekstasi

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyebut otak pelaku, Anisa Florensa atau AF, datang dari Medan dengan niat merampok korban yang merupakan mertuanya. Namun, niat tersebut berubah menjadi pembunuhan karena dipengaruhi oleh ekstasi.

"Sesampainya di Pekanbaru, pelaku berubah pikiran. Perlu saya sampaikan, niat awal ingin merampok, akhirnya melakukan pembunuhan. Sudah direncanakan," kata Zahwani, Minggu (3/5/2026).

Polisi kemudian mengecek urine empat pelaku. Hasilnya, mereka positif menggunakan ekstasi.

"Hasil pemeriksaan empat tersangka tersebut, AF, SL, E, dan I, positif menggunakan amfetamin atau ekstasi," katanya.

Tags
beritaTerkait
Bandit Kian Merajalela! Lansia 70 Tahun Nyaris Diculik saat Olahraga
Lansia Luka-luka Ditabrak Pelajar Naik Sepeda Motor
Rico Waas: Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya
Forwaka Gunungsitoli Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku
Posyandu Lansia: Sehat, Bahagia, dan Bersiap Sambut Hari Lansia Nasional
Rumah Zakat Hadirkan Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan untuk Lansia di Desa Tumpatan
komentar
beritaTerbaru