Hari Gini Masih Main Sabu, Dilaporkan Nyangkut
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Ciduk Pengedar Sabu Di Marelan Marena.
Kriminal 29 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – A Lang (58), pelaku pembunuhan tragis terhadap istrinya, Yap Siu Lian alias Lian (55), meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Ia menghembuskan napas terakhirnya pada Senin pagi (16/6/2025) sekitar pukul 09.30 WIB, akibat penyakit bawaan yang dideritanya.
Kabar meninggalnya A Lang dibenarkan oleh Kapolsek Medan Area, AKP Dwi Himawan Chandra, dan Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong.
Baca Juga:
"Benar, pelaku meninggal dunia pagi tadi karena riwayat penyakit dalam, seperti diabetes dan gangguan paru-paru," ujar Dwi Himawan saat dikonfirmasi.
Ironisnya, jenazah A Lang ditolak oleh pihak keluarga, termasuk keempat anaknya. Menurut Iptu Dian, dua anak awalnya telah diberitahu untuk menjemput jenazah sang ayah, namun mereka menolak.
Baca Juga:
Belakangan, keempat anak sepakat menandatangani surat pernyataan bahwa mereka tidak sanggup mengurus jenazah karena kecewa dan sakit hati atas perbuatan ayah mereka.
"Keempat anaknya menolak menerima jenazah, bukan hanya karena alasan biaya, tetapi juga karena trauma mendalam akibat tindakan pelaku yang membunuh ibu mereka," jelas Dian.
Menanggapi situasi tersebut, pihak kepolisian tengah berupaya bekerja sama dengan Yayasan Angsapura untuk membantu proses kremasi jenazah A Lang. "Kami masih berkoordinasi agar jenazah bisa segera dikremasi," tambahnya.
Sebelumnya, peristiwa menggemparkan itu terjadi pada Rabu malam, 11 Juni 2025, di kediaman mereka di Jalan Wahidin Gang Lurah No. 14, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan. A Lang secara brutal menikam istrinya berkali-kali hingga tewas. Di tubuh korban ditemukan sekitar 25 luka tusukan, terutama di bagian tangan dan perut.
Tidak hanya membunuh istrinya, A Lang juga menikam seorang warga yang mencoba masuk ke rumah setelah mendengar teriakan minta tolong dari korban. Aksinya tersebut memicu kemarahan warga yang kemudian menghajarnya hingga babak belur sebelum akhirnya diamankan polisi.
Dari hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga karena pelaku cemburu terhadap aktivitas sang istri yang aktif dalam kegiatan yayasan sosial. Sebelum kejadian, mereka sempat terlibat cekcok, dan hal ini dibenarkan oleh kerabat korban.
Meski sempat ditangkap dan dirawat, A Lang meninggal dunia sebelum menjalani proses hukum. Kini, kasus tersebut ditutup dengan kematian pelaku, namun meninggalkan luka mendalam bagi anak-anak korban yang harus kehilangan kedua orang tuanya dalam waktu singkat.(mis/mp)
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Ciduk Pengedar Sabu Di Marelan Marena.
Kriminal 29 menit lalu
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti.
Sport 50 menit lalu
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026 Ujian Berat De Oranje.
Sport satu jam lalu
Lolos 16 Besar Piala Dunia, Kanada Siap Tampung Belandan atau Maroko.
Sport 2 jam lalu
Prediksi Kontroversial Dukun Ghana Nana Kwaku Bonsam Tanjung Verde Disebut Bakal Hentikan Langkah Argentina.
Sport 2 jam lalu
Pungli Ditertibkan, Pengunjung Pemandian Air Panas SidebukDebuk Meningkat
Sumut 2 jam lalu
Silverius Bangun dilaporkan meninggal dunia diusia 44 tahun pada Minggu 28 Juni 2026.
Profil 2 jam lalu
Ketua PD II KB FKPPI Sumut, H Buyung Sitorus Lantik Kepengurusan KB FKKPPI PC 0213 Nias.
Sumut 2 jam lalu
Ibu yang dihipnotis ini cuma bisa menangis lantaran tak menyangka gelang emasnya bernilai Rp100 juta hilang dibawa pelaku.
Peristiwa 2 jam lalu
Dikabarkan hilang diduga terseret arus sungai Bah Tongguran, Tanah Jawa, Simalungun, hingga kini pria berinisial MS itu masih dicari.
Peristiwa 3 jam lalu