Presiden Prabowo: Yang Masih Pakai Motor Bensin Rasain Sendiri
Prabowo Pangkas Bunga Cicilan Motor Listrik, DP Bakal Nol Yang Masih Pakai Motor Bensin Rasain Sendiri
Global 25 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Labusel – Peristiwa berdarah yang merenggut nyawa terjadi di Dusun Kandang Motor, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kamis (14/05/2026) sore.
Seorang remaja bernama Wahyudi Kurniawan usia 17 (sebelumnya disebut remaja 21 tahun) tewas setelah dikeroyok dan ditikam oleh pasangan ayah dan anak.
Kapolsek Torgamba, AKP S. Gurusinga, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku adalah Suprayetno (36) dan anak kandungnya, Suprastio (18), yang merupakan warga Dusun Cinta Makmur, Desa Aek Batu.
Baca Juga:
Peristiwa bermula sekira pukul 17.00 WIB saat korban, Wahyudi, sedang berboncengan dengan rekannya, Aldo, melintasi rumah tersangka. Saat itu, tersangka Suprastio sempat melempar batu namun tidak mengenai korban.
Ketegangan berlanjut sekira 30 menit kemudian ketika korban tengah berada di depan rumah rekannya, Ridwan. Kedua tersangka datang mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX dan langsung melabrak korban.
Baca Juga:
"Tersangka Suprayetno sempat bertanya kepada korban, 'Ngapain kau chat-chat anakku?', namun dijawab tidak ada oleh korban," ujar AKP Gurusinga dalam keterangannya, Jumat (15/5) pagi.
Cekcok tersebut berujung pada perkelahian antara Suprastio dan korban. Melihat anaknya mulai terdesak, Suprayetno kemudian turun tangan dengan membawa sebilah pisau dan langsung menikam punggung belakang sebelah kiri korban hingga bersimbah darah dan jatuh terkapar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi nekat tersangka diduga dipicu oleh rasa emosi karena korban mengirimkan pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp kepada anak perempuan tersangka Suprayetno yang masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).
Usai melakukan aksi tersebut, kedua pelaku sempat melarikan diri ke rumah dan menceritakan kejadian itu kepada istri pelaku. Namun, setelah pihak kepolisian melakukan pendekatan dan imbauan kepada pihak keluarga, tersangka akhirnya menyerahkan diri.
"Sekira pukul 18.45 WIB, tersangka Suprayetno menyerahkan diri ke Polsek Torgamba untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tambah Kapolsek.
Pihak Polsek Torgamba telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi, dan mengamankan barang bukti. Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Model Cikampak untuk menjalani pemeriksaan luar oleh tim medis.
"Korban mengalami luka tusuk serius di punggung belakang sebelah kiri yang menyebabkan pendarahan hebat hingga meninggal dunia," kata Kapolsek menirukan penjelasan dari dr. Nurhayati, dokter jaga Puskesmas Cikampak.
Saat ini, lanjut Kapolsek, kedua tersangka beserta para saksi masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Torgamba.
"Sementara, jenazah korban telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Dusun Cinta Makmur dan rencananya akan dikebumikan pada hari Jumat (15/05/2026) di pemakaman umum setempat" tandasnya. (HBB)
Prabowo Pangkas Bunga Cicilan Motor Listrik, DP Bakal Nol Yang Masih Pakai Motor Bensin Rasain Sendiri
Global 25 menit lalu
Buktikan Potensi "Hidden Gem", LLDikti I Gelar Perlombaan Mahasiswa Inklusi Rayakan Hari Kemerdekaan RI.
Medan 35 menit lalu
Sambut HUT Perak, Posmetro Medan Bikin Rakerda.
Sumut 51 menit lalu
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 7 jam lalu
Sinergi Polsek Bosar Maligas Dan Jahtanras Polres Simalungun Berbuah Manis Pencuri Ternak Lembu Yang Beraksi Dua Kali Berhasil Diringkus.
Peristiwa 8 jam lalu
LIPPSU Pemberitaan Ketua KORMI Sumut Dipanggil Polda Hoaks!
Sumut 8 jam lalu
260 Siswa di Berastagi Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan Sementara.
Peristiwa 9 jam lalu
Puan Maharani Berjanji tak Ada Lagi Joget di DPR RI.
Inter-Nasional 9 jam lalu
Perkuat Sistem Merit, Pemkab Karo Ekspose Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat.
Berita 10 jam lalu
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H Mustafa BS Rokan.
Sumut 10 jam lalu