Jumat, 14 Agustus 2026

Biar Gak 'Turun Mesin' Jangan Telat Ganti Oli Motor Anda

P. Silalahi - Jumat, 26 Juni 2026 15:02 WIB
Biar Gak 'Turun Mesin' Jangan Telat Ganti Oli Motor Anda
DPT
Ganti oli mesin secara berkala sangat dianjurkan untuk kesehatan kendaraan.

POSMETRO MEDAN- Ganti oli rutin untuk kendaraan itu ibarat 'minum air putih'. Memang keliatannya sepele, tapi efeknya gede banget.

Pentingnya ganti oli tiap 2000-3000km / 2-3 bulan. Jika Anda rutin ganti oli sepedamotor banyak manfaatnya yang bisa dirasakan terutama untuk kesehatan meskin kendaraan yang Anda punya.

Salah satunya, mesin nggak cepat aus. Oli memang menjadi pelumas sekaigus menjadi pendingin.

Baca Juga:

Lama-lama oli di mesinkendaraan Anda menjadi kotor, kental, ada gram besi.

Kalau dipaksa terus, khawatir terjadi seher, kruk as bergesekan secara langsung.

Baca Juga:

Ujung-ujungnya berakibat turun mesin. Kalau ini terjadi Anda siap-siap merogoh kocek hingga jutaan untuk memperbaikinya.

Manfaat lainnya, gesekan minim, tarikan gas pun terasa enteng.

Selain itu mesin halus, nggak brebet. Jika olimesin di kendaraan Anda sudah hitam niscaya tarikannya bakal berat.

Efek lainnya bensin menjadi boros, mesin lebih cepat panas.

Ingatlah, jika tak segera diganti maka oli kotor itu bisa membahayakan mesinkendaraan.

Tanda-tanda oli sudah wajib ganti:

- Warna hitam pekat + encer mirip air

- Tarikan berat dan suara mesin kasar

Jadi agar lebih hemat, sebagai tipsnya pakailah oli sesuai buku manual. Kalau motor harian jarak jauh, pakai yang full synthetic biar intervalnya lebih panjang.***

Editor
: P. Silalahi
Tags
beritaTerkait
Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut, Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar
RDPU Tertutup dengan Komisi III DPR, Dirreskrimum Polda Sumut Ungkap Suami WLG Telah Dipatsuskan
Waka Polres Nias Hadiri Penjemputan Wagubsu di Bandara Binaka
Di Tembung, Anggota Geng Motor Nyambi Jadi Pengedar Narkoba
Ketika Pak Nehe Memohon Dipanggil ke Istana Karena Dia yang Ada di Uang Rp1.000
Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Perkuat SDM Kesehatan Kepulauan Nias
komentar
beritaTerbaru