Kajari: Pemusnahan Barang Bukti di Belawan Sudah Berkekuatan Hukum Tetap
Pemusnahan Barang Bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).
Peristiwa 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Banyak orang menyadari lingkar pinggang mereka
bertambah besar seiring bertambahnya usia, bahkan ketika berat badan secara keseluruhan tidak berubah drastis. Selama ini, kondisi tersebut sering dikaitkan dengan pola makan atau berkurangnya aktivitas fisik. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ada proses biologis di dalam tubuh yang mungkin turut berperan dalam membuat lemak perut lebih mudah menumpuk saat seseorang menua. Melansir Science Daily, (30/6/2026), para peneliti dari City of Hope menemukan jenis sel punca baru yang muncul seiring proses penuaan dan diduga menjadi pemicu pembentukan lemak perut dalam jumlah lebih besar.
Temuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal Science dan dinilai dapat membantu menjelaskan mengapa perut cenderung membesar saat memasuki usia paruh baya.
Mengapa perut lebih mudah membesar saat bertambah usia? Lemak yang menumpuk di area perut bukan hanya masalah penampilan.
Menurut para peneliti, kelebihan lemak perut telah dikaitkan dengan metabolisme yang melambat, penuaan yang lebih cepat, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan berbagai penyakit kronis lainnya. Meski perubahan komposisi tubuh saat menua telah lama diketahui, alasan pasti mengapa lemak lebih banyak terkumpul di area perut masih menjadi tanda tanya. Penelitian terbaru ini mengarah pada adanya perubahan pada sel-sel yang berada di jaringan lemak tubuh. "Orang sering kehilangan massa otot dan mengalami peningkatan lemak tubuh saat bertambah usia, bahkan ketika berat badan mereka tetap sama," kata penulis studi sekaligus profesor endokrinologi molekuler dan seluler City of Hope, Qiong (Annabel) Wang.
"Kami menemukan bahwa penuaan memicu munculnya jenis baru sel punca dewasa dan meningkatkan kemampuan tubuh memproduksi sel lemak baru, terutama di sekitar perut," lanjutnya.
Terdapat sel yang memicu pembentukan lemak baru
Tim peneliti memusatkan perhatian pada jaringan lemak putih (white adipose tissue), yaitu jaringan utama yang menyimpan cadangan lemak dalam tubuh. Selama ini, para ilmuwan mengetahui bahwa sel lemak yang sudah ada dapat membesar seiring bertambahnya usia. Namun, mereka menduga ada mekanisme lain yang ikut berperan, yakni pembentukan sel lemak baru. Untuk mengujinya, peneliti mempelajari adipocyte progenitor cells (APCs), yaitu sel punca yang dapat berkembang menjadi sel lemak.
Hasilnya menunjukkan bahwa APC dari hewan yang lebih tua menghasilkan jauh lebih banyak sel lemak baru dibandingkan APC dari hewan muda.
Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan membentuk lemak dalam jumlah besar sudah melekat pada sel tersebut seiring proses penuaan.
Pemusnahan Barang Bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).
Peristiwa 7 jam lalu
Polres Humbang Hasundutan masih menyelidiki seorang pria bermarga Situmorang, warga Tarutung, yang diduga menerima setoran togel.
Peristiwa 8 jam lalu
Bupati Karo Bersama Forkopimda Tinjau Kembali Penanganan Pasien Dugaan Keracunan MBG di RS Efarina Etaham.
Sumut 9 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Sebuah rumah yang diduga menjadi tempat aktivitas seorang bandar narkotika jenis sabu inisial AW alias Jaya dig
Kriminal 10 jam lalu
Rosiana Magdalena Silalahi, Boru Batak yang Sukses di Dunia Jurnalistik dan Televisi Indonesia.
Profil 10 jam lalu
Semarak HUT ke81 RI, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Hadiri Kemeriahan Perlombaan ASN
Sumut 11 jam lalu
Semarak HUT ke81 RI , TK Islam Sahara Gelar Lomba Edukatif.
Medan 12 jam lalu
Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Subrata Lumbantobing Hadiri Konferensi PWI Pematangsiantar
Sumut 12 jam lalu
Pelatihan Konselor Adiksi Treatnet Volume A Resmi Ditutup, 17 Lembaga Turut Daftarkan Stafnya sebagai Anggota IKAI Sumut.
Medan 12 jam lalu
HUT ke81 RI, Ketua Satgas IPK Sumut Sartoto Rianto Barus, Ajak Anak Sumut Jaga Persatuan
Medan 13 jam lalu