Ringgo benar-benar menunjukkan sekali lagi kepiawainnya ketika bermain peran sebagai ayah. Gestur dan ekspresinya membawa nuansa hangat tanpa harus berlebihan. Ekspresinya ketika menunjukkan rasa khawatir terasa sungguhan.
Sementara itu, Boris Bokir hadir sebagai penyeimbang emosi lewat komedi situasi yang ringan tapi tetap relevan dengan konteks cerita. Chemistry keduanya berhasil membangun dinamika yang menghibur sekaligus menyentuh.
Lalu, sang anak yang menjadi pusat gravitasi cerita juga hadir dengan layer emosi yang pas. Aktingnya tak mencolok, tapi kejujuran dan kepolosannya justru mampu membongkar dinding-dinding keras orang dewasa di sekelilingnya, termasuk yang menonton di depan layar bioskop.
Film produksi Visinema Studios dan dan CJ ENM ini sudah mulai bisa ditonton di bioskop per 7 Agustus 2025
(wan/bbs)
Tags
beritaTerkait
komentar