Rico Waas Tegaskan Medan Kota Harmoni dan Toleransi Dalam Perayaan Waisak 2570 BE
Posmetro Medan, Medan Semangat menjaga keberagaman dan memperkuat toleransi kembali ditegaskan di Kota Medan melalui Perayaan Waisak 2570 B
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Kadar asam urat yang tinggi di dalam tubuh dapat menimbulkan nyeri sendi. Namun, tahukah Anda jika asam urat juga bisa menjadi penyebab sakit ginjal?
Mengutip National Kidney Foundation AS, ginjal berperan penting dalam mengeluarkan asam urat dari tubuh melalui urine. Ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, ginjal bisa kesulitan untuk mengeluarkannya. Hal ini membuat asam urat menumpuk dan berpotensi merusak ginjal.
Namun, keterkaitan asam urat dan ginjal ini sering menimbulkan perdebatan: apakah asam urat menyebabkan sakit ginjal atau justru sebaliknya?
Berikut penjelasan mengenai hubungan antara asam urat dan sakit ginjal, serta bagaimana mengelola kadar asam urat agar kesehatan ginjal tetap terjaga.
Apakah asam urat menjadi penyebab sakit ginjal atau sebaliknya?
Menurut Healthline, kadar asam urat yang tinggi dan penyakit ginjal kronis sering kali terjadi bersamaan. Beberapa penelitian menunjukkan, kadar asam urat yang tinggi dapat merusak ginjal.
Namun, hubungan langsung antara asam urat dan sakit ginjal masih menjadi perdebatan di dunia medis. Faktor risiko lain, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan obesitas juga memainkan peran penting dalam kedua kondisi ini.
Sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Arthritis Research & Therapy pada 2018 menemukan, orang dengan asam urat tinggi memiliki risiko 1,78 kali lebih tinggi untuk mengalami penyakit ginjal kronis stadium 3.
Penyakit ginjal kronis stadium 3 sudah termasuk tingkat keparahan sedang yang dapat memengaruhi fungsi ginjal secara signifikan.
Sebaliknya, penyakit ginjal juga dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah. Ginjal yang fungsinya terganggu tidak mampu mengeluarkan asam urat dengan efektif, sehingga terjadi penumpukan.
Sekitar dua pertiga asam urat disaring melalui ginjal, sedangkan sisanya melalui saluran pencernaan. Oleh karena itu, gangguan ginjal akut atau kronis seringkali memicu perkembangan gout atau penyakit asam urat akibat hiperurisemia.
Jadi, dapat dikatakan asam urat bisa menjadi penyebab sakit ginjal, dan begitu juga sebaliknya. Kedua kondisi ini saling memengaruhi satu sama lain.
Dampak asam urat tinggi pada kesehatan ginjal
Kadar asam urat yang tinggi dapat memberikan beberapa dampak negatif pada ginjal. Berikut ini beberapa hal yang bisa terjadi pada ginjal akibat asam urat tinggi, seperti dikutip dari Jiet Medical College and Hospital.
1. Batu ginjal
Kristal asam urat dapat mengendap dan membentuk batu ginjal. Batu ini menyebabkan rasa nyeri hebat dan dapat menghalangi saluran kemih, sehingga mengganggu fungsi ginjal.
Ukuran batu ginjal bervariasi, bisa berukuran kecil seperti butiran pasir hingga sebesar bola golf.
Selain menyumbat saluran kemih, batu ginjal juga bisa menimbulkan nyeri di punggung atau pinggang.
2. Penyakit ginjal kronis
Tingkat asam urat yang tinggi secara kronis dapat menyebabkan nefropati urat. Ini merupakan kondisi ketika kristal asam urat menumpuk di tubulus ginjal.Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
Selain itu, asam urat tinggi juga meningkatkan risiko berkembangnya penyakit ginjal kronis (PGK).
3. Hipertensi dan fungsi ginjal
Kadar asam urat tinggi juga berhubungan dengan peningkatan tekanan darah. Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit ginjal, karena dapat merusak pembuluh darah ginjal secara bertahap.
Cara mengelola kadar asam urat agar ginjal sehat
Mengontrol kadar asam urat sangat penting untuk mencegah komplikasi pada ginjal. Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan.
1. Perubahan pola makan
Kurangi konsumsi makanan tinggi purin, seperti daging merah, makanan laut, dan minuman beralkohol. Perbanyaklah asupan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak.
Jangan lupa untuk meningkatkan konsumsi air putih agar ginjal dapat bekerja optimal dalam mengeluarkan asam urat.
2. Penggunaan obat-obatan
Kalau perubahan pola makan tidak cukup, dokter dapat meresepkan obat untuk menurunkan produksi asam urat, serta obat lain untuk meningkatkan ekskresi asam urat melalui urine.
3. Pemeriksaan rutin
Lakukan pemeriksaan kadar asam urat dan fungsi ginjal secara berkala untuk memantau kondisi dan menyesuaikan pengobatan jika diperlukan.
4. Menjaga berat badan ideal
Obesitas merupakan faktor risiko asam urat tinggi dan penyakit ginjal. Menjaga berat badan ideal dapat membantu mengurangi risiko kedua penyakit ini.
5. Kontrol tekanan darah dan gula darah
Tekanan darah tinggi dan gula darah yang sering fluktuatif alias tidak terkontrol dapat memperburuk fungsi ginjal.
Pastikan tekanan darah dan gula darahmu dalam batas normal. Jangan segan untuk meminta bantuan dokter.
Hubungan antara asam urat dan penyakit ginjal cukup kompleks dan sering saling memengaruhi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar asam urat tetap normal melalui pola hidup sehat, pengobatan yang tepat, dan pemeriksaan rutin.
(wan/cnn/bbs)
Posmetro Medan, Medan Semangat menjaga keberagaman dan memperkuat toleransi kembali ditegaskan di Kota Medan melalui Perayaan Waisak 2570 B
Medan 8 jam lalu
Semarak HUT GRIB ke 15, Hercules &039Goncang&039 Istora Senayan, DPC Kota Medan Sabet Penghargaan Terbaik.
Medan 10 jam lalu
Pria yang satu ini terekam kamera CCTV melakukan pencurian dari sebelah kamar kos.
Kriminal 15 jam lalu
Sikap Resmi Persipura Usai Gagal Promosi ke Super League dan Oknum Suporter Rusuh.
Sport 15 jam lalu
Brigadir Arya Ditembak di Kepala hingga Tewas oleh Pelaku Curanmor
Peristiwa 16 jam lalu
Modus Body Wrapping, Calon Penumpang di Kualanamu Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu ke Sulawesi Tenggara.
Peristiwa 18 jam lalu
Imigrasi Cegat 80 WNI yang Nekat Haji Ilegal.
Inter-Nasional 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Beringin Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan resmi menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke59 di Lapangan E
Sumut 18 jam lalu
Tahanan Titipan Polsek Air Batu Meninggal di Lapas Labuhan Ruku, Keluarga Sebut Tidak Ada Tanda Kekerasan.
Peristiwa 18 jam lalu
Warga Medan Penuhi Lapangan Benteng, Rico Waas Ajak Hidup Sehat Dengan Olahraga.
Medan 19 jam lalu