POSMETROMEDAN, Medan - Menjalani pola makan seimbang sering kali terasa rumit di tengah kesibukan harian. Banyak orang fokus pada apa yang dimakan seperti rendah kalori, tinggi protein, atau bebas gula—namun melupakan satu hal penting: bagaimana dan kapan makanan tersebut dikonsumsi. Padahal, kebiasaan makan yang terburu-buru, sambil bekerja, atau tanpa kesadaran penuh dapat membuat tubuh sulit merespons nutrisi dengan optimal.
Makan seimbang bukan tentang pantangan ekstrem atau aturan kaku yang sulit dijalani. Lebih dari itu, makan adalah proses tubuh menerima energi kehidupan yang akan memengaruhi kesehatan fisik, kestabilan emosi, hingga kejernihan pikiran. Ketika seseorang mulai lebih peka terhadap sinyal tubuh—rasa lapar, kenyang, dan kebutuhan energi maka pola makan alami yang sehat akan terbentuk dengan sendirinya.
Kesadaran inilah yang juga ditekankan dalam berbagai pandangan holistik tentang kesehatan. Dilansir dari Isha Foundation, cara makan yang penuh perhatian, teratur, dan selaras dengan kondisi tubuh diyakini mampu meningkatkan vitalitas sekaligus mencegah berbagai gangguan kesehatan jangka panjang.
Baca Juga:
1.Mulai dengan Kesadaran Saat Makan
Makan seimbang dimulai dari perhatian penuh pada proses makan itu sendiri. Hindari menjadikan makan sebagai aktivitas sampingan seperti sambil bermain ponsel, bekerja, atau menonton. Ketika perhatian tertuju sepenuhnya pada makanan, tubuh lebih mudah mengenali kapan harus berhenti makan dan berapa banyak yang dibutuhkan hari itu.
Kesadaran ini membantu mencegah makan berlebihan sekaligus membuat tubuh lebih responsif terhadap jenis makanan yang benar-benar dibutuhkan.
2. Atur Waktu Makan dengan Jeda yang Cukup
Salah satu metode jitu untuk menjaga keseimbangan tubuh adalah memberi jarak waktu yang cukup antar waktu makan. Idealnya, beri jeda minimal lima hingga enam jam agar sistem pencernaan dapat bekerja optimal dan tubuh memiliki waktu untuk melakukan proses pemurnian alami.
Kebiasaan ngemil terus-menerus justru dapat membuat tubuh kelelahan dan menghambat proses metabolisme. Jika merasa lapar di sela waktu makan, buah segar bisa menjadi pilihan yang lebih ringan dan mudah dicerna.
3. Perhatikan Cara Mengonsumsi Makanan
Tags
beritaTerkait
komentar