Posmetro Medan, Medan - Bayang-bayang banjir yang berulang di Kota Medan dalam dua tahun terakhir menjadi pengingat kuat bahwa menjaga lingkungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bersama. Karenanya, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengingatkan, kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah bencana serupa terulang kembali.
Pesan ini disampaikan Zakiyuddin Harahap saat memimpin apel gabungan sekaligus aksi gotong royong massal dalam rangka Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kota Medan 2026 di Taman Hutan Kota Beringin, Sabtu (6/6/2026).
Baca Juga:
Baca Juga:

Di hadapan jajaran kecamatan, kelurahan, kepala lingkungan, hingga petugas P3SU, ia menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi banjir yang pernah terjadi pada 27 November 2024 dan 2025. Menurutnya, kondisi serupa dapat kembali terjadi jika tidak ada langkah nyata sejak dini.
"Banjir besar pada November 2024 dan 2025 harus menjadi pelajaran bersama. Di tahun 2026 ini bukan tidak mungkin terulang jika kita tidak bersiap dan berbenah dari sekarang," kata Zakiyuddin Harahap.
Ia menekankan bahwa banjir tidak hanya dipicu faktor alam, tetapi juga akibat kerusakan lingkungan dan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, memastikan parit tetap berfungsi, serta meningkatkan kesadaran kolektif untuk mencegah bencana. (ATN)
Tags
beritaTerkait
komentar