Nilai Tukar Rupiah Menguat Menjadi Rp17.941 per Dolar AS
Nilai tukar Rupiah menguat 3 point hingga kini menjadi Rp17.941 per Dolar AS.
Bisnis satu jam lalu
MEDAN – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola energi nasional menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax. Organisasi mahasiswa tersebut bahkan meminta Presiden mencopot Direktur Utama Pertamina dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Baca Juga:
Ketua Umum PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, menilai kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter merupakan kebijakan yang tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Baca Juga:
"Kami mendesak Presiden Prabowo mencopot Direktur Utama Pertamina dan Menteri ESDM karena gagal menjaga stabilitas energi nasional, gagal membangun komunikasi publik yang baik, serta gagal menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat," kata Irham dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Irham, lonjakan harga hampir Rp4.000 per liter dalam satu kebijakan menjadi beban tambahan bagi masyarakat, terutama kalangan kelas menengah, pelaku usaha, dan sektor produktif yang selama ini tidak menerima subsidi pemerintah.
"Ini bukan sekadar kenaikan harga BBM. Ini adalah tambahan beban hidup bagi rakyat yang setiap hari berjuang mempertahankan ekonomi keluarganya. Pemerintah dan Pertamina menunjukkan kegagalan membaca realitas yang dihadapi masyarakat," ujarnya.
Ia juga menilai pemerintah kurang optimal dalam menyampaikan alasan dan dasar kebijakan tersebut kepada publik. Menurutnya, pengumuman kenaikan harga dilakukan tanpa penjelasan yang memadai sehingga memunculkan keresahan di tengah masyarakat.
Irham mengatakan selama ini masyarakat kerap diminta memahami kondisi fiskal negara, gejolak harga minyak dunia, maupun tekanan ekonomi global. Namun, pemerintah dinilai belum menunjukkan empati yang cukup terhadap masyarakat yang terus menghadapi kenaikan biaya hidup.
"Rakyat selalu diminta memahami pemerintah. Tetapi kapan pemerintah memahami rakyat? Kapan pemerintah menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat yang harus menanggung dampak setiap kebijakan yang dibuat?" katanya.
PW KAMMI Sumut mengingatkan bahwa BBM merupakan komponen strategis yang memengaruhi hampir seluruh sektor ekonomi. Kenaikan harga Pertamax, menurut mereka, berpotensi mendorong kenaikan biaya transportasi, distribusi logistik, harga kebutuhan pokok, hingga biaya produksi dunia usaha.
"Kami khawatir ini menjadi pemicu gelombang inflasi baru. Harga-harga akan ikut naik, sementara pendapatan masyarakat tetap. Pada akhirnya rakyat lagi yang menjadi korban," ujar Irham.
Selain itu, KAMMI juga menyoroti munculnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU setelah pengumuman kenaikan harga. Pengguna Pertamax diperkirakan akan beralih ke Pertalite untuk mengurangi pengeluaran.
Menurut Irham, perpindahan konsumsi BBM secara besar-besaran berpotensi memberikan tekanan terhadap pasokan BBM subsidi dan memicu kelangkaan apabila tidak diantisipasi secara serius.
"Kondisi ini adalah alarm bahaya. Ketika pengguna Pertamax berbondong-bondong beralih ke Pertalite, maka risiko kelangkaan BBM subsidi semakin besar. Jika terjadi, dampaknya akan jauh lebih luas dan memicu keresahan sosial di tengah masyarakat," tegasnya.
PW KAMMI Sumut juga mengajak mahasiswa, organisasi kepemudaan, kelompok buruh, pelaku UMKM, dan berbagai elemen masyarakat untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM.
Irham menyatakan pihaknya siap mengonsolidasikan gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi dalam waktu dekat.
"Kami akan turun ke jalan menyuarakan keresahan rakyat. Ini bukan hanya soal harga BBM, tetapi soal keadilan ekonomi dan keberpihakan negara terhadap rakyat. Pemerintah harus segera mengevaluasi kebijakan ini sebelum dampaknya semakin luas dan kepercayaan publik semakin tergerus," katanya.
PW KAMMI Sumut juga meminta pemerintah meninjau kembali bahkan membatalkan kebijakan kenaikan harga Pertamax guna menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mengurangi tekanan terhadap masyarakat.
Nilai tukar Rupiah menguat 3 point hingga kini menjadi Rp17.941 per Dolar AS.
Bisnis satu jam lalu
Selain 3 kecamatan ini, ramalan cuaca kota Medan Kamis 11 Juni 2026 bakalan diguyur hujan ringan,
Medan satu jam lalu
MEDAN Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan e
Medan 3 jam lalu
Diduga Bocor, Razia THM Di Kisaran Tanpa Hasil.
Sumut 6 jam lalu
Letkol Agus Rangkuti menduduki jabatan sebagai Dandim 0207/Simalungun yang baru.
Profil 12 jam lalu
Home Industry Vape Narkoba Libatkan WNA Beroperasi di Kos Mewah di Kota Medan.
Medan 12 jam lalu
Kapolres Asahan Buka Kejurnas Grasstrack Putaran II.
Sport 13 jam lalu
Sindikat Ganjal ATM Kuras Uang Lansia Rp 200 Juta di Medan Beraksi 14 TKP.
Kriminal 13 jam lalu
Operasi Selama 244 Hari, Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Ratusan Miliar
Medan 14 jam lalu
Anggota DPRD Rommy Van Boy Desak Pemko Medan Bongkar Properti Hermes yang Kuasai Trotoar.
Medan 14 jam lalu