dr Alex Situmorang Tewas di Semak-semak Pihak Keluarga Minta Polda Riau Ambil Alih
Kinerja Polres Siak dinilai tak maksimal hingga Polda Riau diminta ambil alih kasus kematian dr Alex Situmorang yang tewas di semaksemak.
Peristiwa 4 menit lalu
MEDAN – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara mendesak Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola energi nasional menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax. Organisasi mahasiswa tersebut bahkan meminta Presiden mencopot Direktur Utama Pertamina dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Baca Juga:
Ketua Umum PW KAMMI Sumut, Irham Sadani Rambe, menilai kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter merupakan kebijakan yang tidak sensitif terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Baca Juga:
"Kami mendesak Presiden Prabowo mencopot Direktur Utama Pertamina dan Menteri ESDM karena gagal menjaga stabilitas energi nasional, gagal membangun komunikasi publik yang baik, serta gagal menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat," kata Irham dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Menurut Irham, lonjakan harga hampir Rp4.000 per liter dalam satu kebijakan menjadi beban tambahan bagi masyarakat, terutama kalangan kelas menengah, pelaku usaha, dan sektor produktif yang selama ini tidak menerima subsidi pemerintah.
"Ini bukan sekadar kenaikan harga BBM. Ini adalah tambahan beban hidup bagi rakyat yang setiap hari berjuang mempertahankan ekonomi keluarganya. Pemerintah dan Pertamina menunjukkan kegagalan membaca realitas yang dihadapi masyarakat," ujarnya.
Ia juga menilai pemerintah kurang optimal dalam menyampaikan alasan dan dasar kebijakan tersebut kepada publik. Menurutnya, pengumuman kenaikan harga dilakukan tanpa penjelasan yang memadai sehingga memunculkan keresahan di tengah masyarakat.
Irham mengatakan selama ini masyarakat kerap diminta memahami kondisi fiskal negara, gejolak harga minyak dunia, maupun tekanan ekonomi global. Namun, pemerintah dinilai belum menunjukkan empati yang cukup terhadap masyarakat yang terus menghadapi kenaikan biaya hidup.
"Rakyat selalu diminta memahami pemerintah. Tetapi kapan pemerintah memahami rakyat? Kapan pemerintah menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat yang harus menanggung dampak setiap kebijakan yang dibuat?" katanya.
PW KAMMI Sumut mengingatkan bahwa BBM merupakan komponen strategis yang memengaruhi hampir seluruh sektor ekonomi. Kenaikan harga Pertamax, menurut mereka, berpotensi mendorong kenaikan biaya transportasi, distribusi logistik, harga kebutuhan pokok, hingga biaya produksi dunia usaha.
"Kami khawatir ini menjadi pemicu gelombang inflasi baru. Harga-harga akan ikut naik, sementara pendapatan masyarakat tetap. Pada akhirnya rakyat lagi yang menjadi korban," ujar Irham.
Selain itu, KAMMI juga menyoroti munculnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU setelah pengumuman kenaikan harga. Pengguna Pertamax diperkirakan akan beralih ke Pertalite untuk mengurangi pengeluaran.
Menurut Irham, perpindahan konsumsi BBM secara besar-besaran berpotensi memberikan tekanan terhadap pasokan BBM subsidi dan memicu kelangkaan apabila tidak diantisipasi secara serius.
"Kondisi ini adalah alarm bahaya. Ketika pengguna Pertamax berbondong-bondong beralih ke Pertalite, maka risiko kelangkaan BBM subsidi semakin besar. Jika terjadi, dampaknya akan jauh lebih luas dan memicu keresahan sosial di tengah masyarakat," tegasnya.
PW KAMMI Sumut juga mengajak mahasiswa, organisasi kepemudaan, kelompok buruh, pelaku UMKM, dan berbagai elemen masyarakat untuk menyuarakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM.
Irham menyatakan pihaknya siap mengonsolidasikan gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi dalam waktu dekat.
"Kami akan turun ke jalan menyuarakan keresahan rakyat. Ini bukan hanya soal harga BBM, tetapi soal keadilan ekonomi dan keberpihakan negara terhadap rakyat. Pemerintah harus segera mengevaluasi kebijakan ini sebelum dampaknya semakin luas dan kepercayaan publik semakin tergerus," katanya.
PW KAMMI Sumut juga meminta pemerintah meninjau kembali bahkan membatalkan kebijakan kenaikan harga Pertamax guna menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mengurangi tekanan terhadap masyarakat.
Kinerja Polres Siak dinilai tak maksimal hingga Polda Riau diminta ambil alih kasus kematian dr Alex Situmorang yang tewas di semaksemak.
Peristiwa 4 menit lalu
Hutama Karya Resmi Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang&ndashBetung
Inter-Nasional 36 menit lalu
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka.
Kriminal satu jam lalu
Untuk Dua Kasus Rokok Ilegal, Kasat Lantas Polres Padang Lawa, AKP Irwansyah Sitorus Sudah Kita Limpahkan ke Bea Cukai Sibolga.
Sumut 2 jam lalu
Diburu Polisi, Ini Tampang Terduga Pembunuh Satu Keluarga di Palu.
Peristiwa 4 jam lalu
Timnas Indonesia Menang atas Kamboja, John Herdman Terangterangan Mengaku Kecewa.
Sport 4 jam lalu
Hattrick di Laga Debut! Mitchelle Baker Bawa Timnas Indonesia Tumbangkan Kamboja 51.
Sport 5 jam lalu
Aksi Damai Awak Media SibolgaTapteng Tak Direspons Pemkot Sibolga, Gubernur dan Ombudsman Didesak Tindak Tegas Pelanggaran Hukum.
Sumut 6 jam lalu
Kecelakaan Beruntun di Jalan SibolgaBarus, 17 Orang Mengalami LukaLuka
Peristiwa 6 jam lalu
Rumah Kos di Medan Labuhan Dijadikan Gudang Narkoba, Pelaku Kelabui Ekspedisi dengan Paket Spare Part.
Medan 7 jam lalu