Jumat, 19 Juni 2026

Ribuan Massa Peduli MBG Geruduk Kantor Gubernur Sumut, Minta Lanjutkan Program Yang Sudah Bagus

Faliruddin Lubis - Jumat, 19 Juni 2026 17:28 WIB
Ribuan Massa Peduli MBG Geruduk Kantor Gubernur Sumut, Minta Lanjutkan Program Yang Sudah Bagus
IST/DAM
Ribuan massa yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi long march menuju Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (19/6/2026).

POSMETRO MEDAN,Medan – Ribuan massa yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi long march menuju Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (19/6/2026). Aksi damai ini dilakukan guna menyuarakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program nasional tersebut.

Pantauan di lokasi, massa mulai bergerak dengan berjalan kaki dari titik kumpul di eks Medan Club menuju Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro. Sembari berjalan, mereka membentangkan sejumlah spanduk berisi aspirasi, di antaranya bertuliskan "Jangan Hapus MBG Bapak Presiden", serta tagar #MBGIritJajan.

Baca Juga:

Koordinator aksi dan emak-emak yang ikut dalam barisan massa secara bergantian menyampaikan orasinya dari atas mobil komando. Mereka menegaskan bahwa esensi dari program MBG sangat berpihak pada rakyat kecil, khususnya dalam perbaikan gizi anak.

"Program MBG ini sebenarnya sangat bagus dan bermanfaat besar bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Yang tidak bagus itu adalah orang-orang yang Korupsi mengelolanya,," teriak salah seorang ibu di tengah kerumunan massa yang disambut riuh yel-yel dukungan. (DAM)

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
Temui Massa Pendemo, Ini Kata Gubernur Sumut Bobby Nasution...
Dibakar, Poster Wali Kota Siantar Wesly Silalahi
Giliran Ibu-ibu Demo Minta MBG Dilanjutkan, Aksi Tandingan?
Ratusan Mahasiswa Kepung Lapangan Merdeka Medan, Tuntut Kepala BGN Sumut Dicopot dan Stop MBG
Ratusan Mahasiswa Kepung Lapangan Merdeka Medan, Tuntut Kepala BGN Sumut Dicopot dan Hentikan MBG
Maknai Muharam dengan 3 Momentum ; Muhasabah, Hijrah dan Tajdid
komentar
beritaTerbaru