Salak Deli Kini Layani Adminduk Secara Mandiri, Masyarakat tak Perlu ke Kantor
POSMETRO MEDAN, Deli TuaPemerintah Kabupaten Deli Serdang meluncurkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara mandiri melalui
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN– Kasat Reskrim Polrestabes AKBP Adrian Risky Lubis SIK SH MH Medan pastikan, dua orang wanita yang menyuruh Apriaman Lase lompat dari kamar lantai 12 Apartemen Sky View Jalan Abdul Hakim No.7, Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang menyebabkan korban tewas bersimbah darah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua pelaku wanita itu yakni berinisial JS dan FR warga Medan.
"Dipastikan dua orang wanita yang berada di dalam kamar korban Apriaman Lase, ditetapkan sebagai tersangka yang ditangkap petugas di kawasan Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit pada hari Sabtu (11/7/2026), " ucap AKBP Adrian Risky Lubis SIK SH MH didampingi Kanit Pidum Iptu Hafiszullah, Rabu (15/7/2026).
Kedua wanita itu juga dengan penetapan tersangka melalui Surat Perintah Penahanan (SPKT) nomor : LP/B/2953/VII/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT.
Baca Juga:
Menurut keterangan yang disampaikan, korban pertama kali terhubung dengan tersangka FR melalui aplikasi MeChat sekitar pukul 03.30 WIB hari Jumat (10/7/2026). Setelah percakapan, korban menyetujui FR untuk mendatangi penginapannya di Apartemen Sky View.
Baca Juga:
Sekitar pukul 04.20 WIB, FR datang bersama temannya JS dan bertemu korban di lobi apartemen. Ketiganya kemudian naik ke kamar nomor 26, lantai 12. Korban memilih bersamanya JS, sehingga FR meminta uang cancel sebesar Rp400 ribu. Biaya untuk layanan JS ditetapkan sebesar Rp850 ribu, yang kemudian dikirim korban ke nomor rekening yang diberikan FR.
Setelah melakukan hubungan seksual selama 10 menit, korban merasa tidak puas dan meminta JS untuk menghisap kemaluannya. Setelah selesai, JS memanggil FR yang menunggu di depan kamar. Kedua tersangka kemudian meminta uang tambahan sebesar Rp4,5 juta kepada korban.
Korban menolak membayar, namun kedua tersangka terus memaksa. "Sini bang, sini uang BJ (blow job), sini lihat saldomu di handphonemu," ujar FR sambil mendekati korban. Korban menghindar dan mundur ke arah balkon, mengatakan, "Saya tidak ada uang. Kalau terus kalian minta, nanti aku loncat ini."
Setelah korban membuka pintu balkon, FR malah menghasut "Ya sudah loncat kalau berani ". Kedua tersangka kemudian keluar dari kamar, naik Grab, dan meninggalkan apartemen. Korban selanjutnya melompat dari lantai 12 dan meninggal dunia.
Informasi tambahan menunjukkan bahwa setelah kejadian, tersangka FR membuka aplikasi Dola AI untuk mencari cara menghindari penegakan hukum. Beberapa pertanyaan yang dia kirimkan antara lain:
- "Berapa lama polisi keluar berita kalau orang bunuh diri di hotel?"
- "Kalau bunuh diri berapa lama garis polisi dicabut?"
- "Kalau ada orang bunuh diri kita ada di TKP, berapa lama kita dipanggil?"
- "Gimana cara supaya tenang menghadapi nanti kalau dipanggil sebagai saksi?"
- "Udah 1 x 24 jam belum dipanggil sebagai saksi, apakah aman?"
Dalam penyelidikan awal, polisi menemukan bahwa kedua tersangka diduga telah melakukan pemerasan sebanyak 3 kali terhadap orang lain, antara lain, Bulan Maret 2026 di Hotel Four Points Medan, mendapatkan Rp1 juta, Bulan April 2026 di Hotel Grand Kanaya, mendapatkan Rp2,5 juta dan tanggal 10 Juli 2026 di Apartemen Sky View, mendapatkan Rp1,25 juta.
Dari tersangka petugas mengamankan barang bukti masing - masing 3 unit handphone (iPhone warna perak, Vivo 1900, dan iPhone warna biru milik FR), 1 buah flashdisk berisi rekaman CCTV, baju kaos, singlet, celana boxer, sepatu, dan topi baret, uang tunai sebesar Rp1,583 juta, dompet berisi KTP korban, NPWP, STNK, kartu ATM (BRI, BNI, Mandiri), BPJS, dan tiket pesawat
Kedua tersangka telah ditahan dan diduga pelaku kejahatan berdasarkan Pasal 462 KUHP yang mengatur penghasutan orang lain, untuk melakukan bunuh diri. Ancaman hukuman yang ditanggung adalah maksimal 4 tahun penjara. "Kedua pelaku sudah dijebloskan ke penjara, " tandas AKBP Adrian Risky Lubis. (Dam)
POSMETRO MEDAN, Deli TuaPemerintah Kabupaten Deli Serdang meluncurkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara mandiri melalui
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDANKapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan ke Polsek Patumbak dalam r
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Pagar Merbau Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memasang pembatas di akses menuju bantaran Sungai Ular, Kecamatan Pagar M
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Beringin Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Ta
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDANMemperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke56, Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) SumutAceh menggelar aksi donor darah dan
Medan 17 jam lalu
Satres Narkoba Polres Langkat Ciduk Pria 49 Tahun, 100 Butir Diduga Ekstasi Disita.
Sumut 20 jam lalu
Polres Dairi bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Penanganan karhutla.
Sumut 21 jam lalu
Bongkar Kasus Curat di Sei Kamah, Tim Jatanras Polres Asahan Ringkus Pelaku di Tanjungbalai.
Kriminal 21 jam lalu
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan dalam Ruang Penyimpanan Ban Pesawat dari Tokyo di KLIA2.
Peristiwa 21 jam lalu
Bareskrim Polri membongkar arena judi kasino terselubung di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang telah beroperasi selama sekitar tiga bulan.
Inter-Nasional 22 jam lalu