Nama Pemasok Sudah Disebut, Pengembangan Kasus Sabu di Bilah Hilir Ditunggu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika, Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir men
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN-Mimpi yang semestinya tumbuh di ruang kuliah justru layu di lorong gelap peredaran narkotika. Di usia yang seharusnya dipenuhi lembar-lembar ilmu dan harapan, seorang mahasiswa farmasi memilih jalan pintas menggapai Rupiah, dengan menjadi bandar narkoba jenis vape, atau yang lebih dikenal dengan sebutan pod getar.
Satresnarkoba Polrestabes Medan, mengungkap dugaan tindak pidana narkoba dengan menangkap seorang pria asal Aceh berinisial MZ (21), di sebuah rumah kos Kel.Merdeka, Kec.Medan Baru, Senin (20/7) kemarin malam.
Pengungkapan bermula, dari informasi masyarakat yang menyebut lokasi tersebut diduga kerap dijadikan tempat transaksi narkoba, yang kemudian direspon Tim 10 Unit III Satresnarkoba Polrestabes Medan.
Baca Juga:
Hasil penyelidikan membuahkan hasil, saat petugas mendapati pelaku tengah berada di depan rumah kos dengan membawa satu tas ransel, yang di dalamnya terdapat 488 pcs pod getar bermerk squid game, usai dilakukan penggeledahan.
"Kami mengembangkan kasus pod getar yang sebelumnya kami ungkap di sebuah rumah yang berada di pusat kota Medan. Ada 488 pcs pod getar yang kami sita dari pelaku yang masuk dalam sindikat narkoba antar provinsi, dan kami pastikan pelaku merupakan bandar," ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Sabtu (25/7).
Baca Juga:
Hasil pemeriksaan, pelaku baru 2 bulan belakangan menjalankan bisnis haram ini. Namun, dari waktu yang singkat tersebut, pelaku sudah melakukan 8 kali transaksi, yang beberapa konsumennya juga berasal dari kalangan mahasiswa.
"Pelaku baru 2 bukan kebelakang menjalankan bisnis haram ini, tapi sudah 8 kali bertransaksi. Saat ini kami sedang mengejar teman pelaku yang juga memiliki peran yang sama dengan pelaku, yang keberadaannya kami deteksi berada di Aceh. Namun, untuk asal muasal narkoba, kami duga dipasok dari Malaysia," tambah Rafli.
Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan. Satresnarkoba Polrestabes Medan, menyatakan akan terus melakukan pendalaman, untuk mengungkap jaringan pelaku yang lain, termasuk pelaku yang berada di layer atas oknum mahasiswa ini.
"Kami pastikan bagaimana pun cara pelaku berkamuflase dan bertransformasi, akan kami selangkah lebih maju dari mereka. Tidak akan ada ruang bagi pelaku narkoba terlebih bandar di kota Medan," pungkas Rafli. (Dam)
Posmetro Medan, Labuhanbatu Menindaklanjuti informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika, Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir men
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sibiru biru Pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kecamatan Sibirubiru, Kabupaten Deli Serdang, ternyata bukan ide baru. G
Global 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Medan Lawyer Football Club (MLFC) menyampaikan apresiasi, dukungan, dan ucapan selamat atas terselenggaranya PERADI & Mala
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke67 Pemuda Pancasila berlangsung meriah melalui kegiatan Fun Walk yang digelar
Sumut 4 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Polres Labuhanbatu mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah huku
Kriminal 9 jam lalu
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar Festival Margonsi seKawasan Danau Toba di Sipinsur.
Sumut 18 jam lalu
Pemko Sibolga Tutup Turnamen Bola Voli U15, Hadiri Pelantikan Pengurus PBVSI yang Baru.
Sport 19 jam lalu
Kapolres Dairi Bersama Masyarakat Tanam Pohon, Wujudkan Lingkungan Hijau melalui Program Green Policing
Sumut 19 jam lalu
Longsor menutup jalan nasional Kabanjahe&ndashAceh Tenggara, Polsek Laubaleng turun langsung ke lokasi.
Peristiwa 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Komunikasi Lembaga Adat (FORKALA) Medan kembali menggelar kegiatan bertajuk Jelajah Kuliner Etnik Kota Medan. Kali i
Medan 20 jam lalu