Digas Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner Up FIFA Series 2026
Mistar Dua Kali Selamatkan Gawang Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner Up FIFA Series 2026 Usai Takluk 01.
Sport 31 detik lalu
POSMETRO MEDAN,Medan-Malang benar nasib yang dialami oleh Dimas Tri Setyo (37), seorang kurir di perusahaan ekspedisi JNT Pancurbatu.
Dimas mengalami kecalakaan saat bekerja mengantar paket hingga kaki kirinya diamputasi. Sudah jatuh tertimpa tangga, kini pria beranak satu ini dipecat oleh perusahaannya itu. Sementara ia kini sudah cacat permanen dan menggunakan kaki palsu.
Kisah pilu ini diceritakan Dimas kepada wartawan, Rabu (2/7). Warga Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Medan Polonia ini menceritakan kisah pilunya ini terjadi pada September 2024 lalu.
Baca Juga:
Di hari nahas itu, ia bertugas mengantar paket ke kawasan Pancurbatu. Namun saat melintas di kawasan Bintang Meriah, Pancurbatu, ia yang mengendarai sepeda motor bertabrakan dengan sebuah truk. Kaki kirinya digilas.
Ia dilarikan ke rumah sakit. Dengan kondisi luka yang sangat parah, kakinya kemudian diamputasi sampai batas betis. "Dokter khawatir infeksi menjalar semakin parah makanya diamputasi. Biaya perobatan selama di rumah sakit waktu itu ditanggung Jasa Raharja dan uang keluarga," kata Dimas.
Baca Juga:
Dimas bersama keluarganya pun menuntut pertanggungjawaban perusahaan karena kecelakaan tersebut terjadi saat sedang bertugas. Namun, perusahaan tak memberi apa-apa. "Saya hanya dijanjikan akan tetap dipekerjakan setelah sembuh," kata dia.
Parahnya, dari situ ketahuan bahwasanya Dimas tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Soal ini Dimas menjelaskan bahwa sekitar Agustus 2024 perusahaan menyampaikan kepada karyawan bahwa ada peralihan vendor dari PT SAB ke CV Wicaksana.
"Karena ada peralihan ini, dengan surat rekomendasi dari perusahaan, saya mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan saya. Sialnya sekitar seminggu kemudian saya kecelakaan," kisahnya.
Mereka sempat mengecek ke BPJS Ketenagakerjaan perihal status kepesertaan Dimas. Namun, BPJS Ketenagakerjaan menyatakan Dimas tidak terdaftar sebagai peserta dan meminta dirinya untuk mempertanyakan ke perusahaan tempatnya bekerja.
"Soal kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kan wewenangnya perusahaan karena uang kami tetap dipotong setiap bulannya," sebutnya.
Dengan bantuan uang perdamaian dari truk yang menabraknya sebesar Rp 18 juta, ia kemudian membeli kaki palsu. Setelah mulai pulih, Dimas kemudian masih diterima bekerja.
Awalnya, ia mengaku hanya diminta untuk mengisi absen kehadiran. Lambat laun, ia yang berjalan dengan bantuan kaki palsu, ditempatkan di gudang oleh perusahaan. "Pekerjaan di gudang lebih berat, karena tugasnya mengangkat, memuat barang, tapi itu pun saya tetap kerjakan," tegasnya.
Hingga kemudian, tanpa adanya surat peringatan, pada Juni 2025, atau sekitar 9 bulan setelah kecelakaan, perusahaan memberhentikan dirinya. "Mereka hanya menyampaikan bahwa perusahan tidak mempekerjakan saya lagi. Alasannya, saya dituduh menggelapkan paket," paparnya.
Sebetulnya Dimas hanya berharap apa yang menjadi haknya dipenuhi. "Kalau ada santunan dari perusahaan atau BPJS Ketenagakerjaan, saya bisa pergunakan untuk modal usaha untuk menghidupi keluarga saya. Dengan kondisi begini, tidak ada lagi perusahaan yang mau menerima saya bekerja," tandasnya.
Ia menambahkan, selain dipecat sepihak karena tuduhan menggelapkan paket, sampai saat ini ijazah sekolahnya, dan BPKB motornya, masih ditahan oleh perusahaan. Ijazah dan BPKB motor ini adalah jaminan saat ia diterima bekerja pada 2022 lalu.(Red/Rel)
Mistar Dua Kali Selamatkan Gawang Bulgaria, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner Up FIFA Series 2026 Usai Takluk 01.
Sport 31 detik lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Tindak lanjut atas kunjungan ke SD Negeri 104240 Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa pada Februari lalu kini d
Sumut 47 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Pemerintah daerah di Sumatera Utara menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dan menerima arahan dari Badan Pemeriksa
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN Aksi brutal sekelompok preman di Pasar Sukaramai Medan membuat koordinator lapangan perparkiran di pasar tersebut, Dandy Aul
Peristiwa 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan di Jalan
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, memimpin apel pagi di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Ma
Sumut 3 jam lalu
Apel Rutin Dinas SDABMBK Kota Medan, Pegawai Diminta Tingkatkan Kinerja Dan Utamakan Keselamatan Kerja.
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kasus dugaan penggelapan dana nasabah yang melibatkan mantan Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah, terus
Kriminal 7 jam lalu
Skuad Garuda mengawali perjalanan dengan manis di FIFA Series 2026 hingga sukses melesat ke final. Di partai puncak, pasukan John Herdman ak
Sport 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara menggelar Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447H/2026M us
Medan 10 jam lalu