POSMETRO MEDAN–Medan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital sebagai langkah strategis mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Forum Digital Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota se-Indonesia yang digelar di Grand City Hall Medan, Kamis (29/10/2026).
Baca Juga:
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, sebagai bagian dari sinergi lintas perangkat daerah dalam mendukung penguatan sistem pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah berbasis digital.
Dalam forum tersebut, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak harus selalu ditempuh melalui kebijakan menaikkan pajak maupun menambah beban masyarakat.
Baca Juga:
Menurutnya, peningkatan penerimaan daerah dapat dimulai dengan membenahi sistem pengelolaan, menutup potensi kebocoran pendapatan, serta memperkuat integrasi teknologi digital dalam setiap proses transaksi dan administrasi penerimaan daerah.
Digitalisasi dinilai menjadi instrumen penting untuk menciptakan sistem pengelolaan pendapatan yang lebih efektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap transaksi diharapkan dapat tercatat secara transparan sekaligus meminimalkan potensi kehilangan penerimaan daerah.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian fiskal daerah, sehingga peningkatan pendapatan tidak semata-mata bertumpu pada penambahan beban pajak, melainkan melalui optimalisasi potensi yang telah tersedia.
Kehadiran Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, dalam forum ini sekaligus mencerminkan dukungan terhadap penguatan kolaborasi antarperangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern dan berbasis teknologi.
Sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pembangunan infrastruktur, Dinas SDABMBK turut menjadi bagian dari ekosistem pemerintahan yang membutuhkan pengelolaan anggaran dan pendapatan daerah secara optimal guna mendukung kesinambungan program pembangunan.
Melalui Forum Digital Bapenda Kota se-Indonesia ini, diharapkan terbangun pertukaran gagasan, inovasi, serta penguatan sinergi antarpemerintah daerah dalam menghadirkan sistem pengelolaan pendapatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan pengelolaan pendapatan yang semakin transparan dan akuntabel, Pemko Medan optimistis setiap potensi penerimaan daerah dapat dimaksimalkan untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.
Digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam memastikan setiap rupiah penerimaan daerah kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat pembangunan Medan Untuk Semua.(ATN)
Tags
beritaTerkait
komentar