Pemko Medan Siapkan Lapangan Kebun Bunga Sebagai Opsi Tambahan Latihan Piala AFF 2026
Posmetro Medan, Medan Menjelang perhelatan akbar piala AFF 2026, Pemko Medan terus bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur penduku
Medan 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Pemandangan kabel semrawut bukan lagi hal aneh di Kota Medan. Di Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, tumpukan kabel yang menjuntai tak beraturan di sekitar kediaman Yesri Hutasuhut telah memicu dugaan serius.
Praktik jaringan internet ilegal beromzet menggiurkan tampak membahayakan warga.
Selama dua pekan terakhir, Yesri Hutasuhut merasakan kegelisahan yang kian memuncak. Kabel-kabel hitam tebal, yang awalnya hanya beberapa helai, kini menjulur dan bertumpuk tanpa aturan, melilit tiang listrik hingga menjuntai ke pepohonan.
Baca Juga:
"Awalnya saya kira itu kabel biasa punya PLN atau Telkom, tapi kok makin hari makin banyak dan penataannya amburadad," ujar Yesri dengan nada cemas kepada Posmetro Medan, Jumat (25/7/2025).
Kecurigaannya semakin kuat seiring dengan seringnya ia melihat beberapa orang tak dikenal hilir mudik di sekitar area kabel tersebut, membawa peralatan yang mencurigakan. Namun, yang paling mengusik Yesri adalah bisik-bisik tetangga tentang penawaran internet dengan harga tak masuk akal.
"Ada yang nawarin internet cuma Rp 100 ribu sebulan, kecepatannya katanya lumayan," imbuhnya.
Perbandingan dengan biaya langganan internet legal yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah memicu dugaan kuat adanya praktik curang. Para operator nakal ini diduga menyambungkan jaringan secara ilegal, tanpa izin, dan tanpa membayar pajak, memangkas biaya operasional secara drastis untuk menawarkan harga yang menggiurkan.
Praktik jaringan ilegal semacam ini, jika benar adanya, jelas merugikan banyak pihak. Selain membahayakan keselamatan warga akibat instalasi yang sembarangan dan tidak standar, praktik ini juga merugikan negara dari sektor pajak yang tidak terpungut, sekaligus merusak iklim bisnis penyedia jasa internet yang legal dan taat aturan.
Yesri berharap pihak berwenang serta pemerintah setempat segera bertindak menertibkan kondisi ini. "Tolong untuk pemerintah rapikan kabel wifi Internet yang berserakan ini. Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut, nanti jadi preseden buruk dan bisa menimbulkan masalah yang lebih besar," pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai dugaan praktik jaringan ilegal ini. Namun, keresahan warga seperti Yesri patut menjadi perhatian serius. Penegakan hukum dan penertiban infrastruktur tak berizin menjadi desakan agar jaringan ilegal tak terus merajalela, merugikan negara dan membahayakan masyarakat.
Posmetro Medan, Medan Menjelang perhelatan akbar piala AFF 2026, Pemko Medan terus bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur penduku
Medan 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima audiensi pihak Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut, Selasa (31/3/
Medan 39 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Rantau Prapat Labuhanbatu Aksi penjambretan di wilayah Rantau Prapat kian meresahkan. Dalam beberapa waktu terakhir, war
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDANSinergitas dan kepedulian terhadap dunia pendidikan religi terus diperkuat oleh jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Hal
Medan satu jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaaan Negeri Binjai melakukan pengembangan terhadap dugaan Tindak Pidana Korupsi P
Peristiwa 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebuah kehormatan bagi saya, mewakili Posmetro Medan, dipercaya menjadi salah satu Pengawas Eksternal dalam Penerim
Medan 2 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Bersama Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan pe
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Kinerja Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian jadi perguncingan masyarakat Binjai sekitarnya terutama di
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDANRatusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Sumatera Utara menggel
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebanyak 3.096 siswa dari total pendaftar ke UNIMED yang mencapai 23.629 siswa dinyatakan lolos seleksi masuk Univer
Medan 6 jam lalu