Minggu, 29 Maret 2026

Laga Sunyi Melawan Stunting: Jejak Perjuangan dari Medan hingga Hanoi

Administrator - Jumat, 15 Agustus 2025 20:47 WIB
Laga Sunyi Melawan Stunting: Jejak Perjuangan dari Medan hingga Hanoi
Erni
Prof. Dr. Ir. Evawany Aritonang, M.Si, pakar gizi kesehatan masyarakat, Prof. Ir. T. Sabrina, M.Agr, Ph.D, spesialis ilmu tanah, serta Prof. Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec, ekonom pertanian.

Di Medan, proses ini berlangsung interaktif dengan pemeriksaan langsung. Di Hanoi, pesan disampaikan lewat media cetak yang harus "berbicara" sendiri.

Meski data akhir belum dirilis, indikator awal menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pola makan seimbang dan pentingnya perawatan kehamilan.

Baca Juga:

Kepala Puskesmas Balam menyatakan komitmennya memperkuat pemantauan konsumsi tablet zat besi, dengan target besar menurunkan angka anemia dan memutus rantai stunting lintas generasi.

Tahap selanjutnya, tim akan terus memantau pemeriksaan kehamilan, mengevaluasi kepatuhan konsumsi tablet zat besi, serta melatih tenaga kesehatan untuk mendeteksi stunting sejak dini. Dari Medan hingga Hanoi, perjuangan ini layaknya maraton sunyi melawan waktu.

Baca Juga:

"Mencegah stunting bukan soal memberi makan lebih banyak, tetapi memberi makan yang tepat, sejak janin masih dalam kandungan," tegas Prof. Evawany.(erni)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
Melalui Medan Untuk Semua, Walikota Buka Peluang Emas Investor India Masuk
Tekab Polsek Medan Kota Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Jalan Bahagia By Pass
Warga Jalan Turi Kec Medan Denai Tolak Rencana RTH Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah
Polsek Medan Kota Ciduk Pencuri Motor di Jalan Bahagia, Uang Hasil Curian Ludes Dipakai Judi
Wakil Wali Kota Medan Terima Kunjungan Danyon Parako 463 Pasgat
komentar
beritaTerbaru