Minggu, 27 September 2026

Laga Sunyi Melawan Stunting: Jejak Perjuangan dari Medan hingga Hanoi

Administrator - Jumat, 15 Agustus 2025 20:47 WIB
Laga Sunyi Melawan Stunting: Jejak Perjuangan dari Medan hingga Hanoi
Erni
Prof. Dr. Ir. Evawany Aritonang, M.Si, pakar gizi kesehatan masyarakat, Prof. Ir. T. Sabrina, M.Agr, Ph.D, spesialis ilmu tanah, serta Prof. Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec, ekonom pertanian.

Di Medan, proses ini berlangsung interaktif dengan pemeriksaan langsung. Di Hanoi, pesan disampaikan lewat media cetak yang harus "berbicara" sendiri.

Meski data akhir belum dirilis, indikator awal menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pola makan seimbang dan pentingnya perawatan kehamilan.

Baca Juga:

Kepala Puskesmas Balam menyatakan komitmennya memperkuat pemantauan konsumsi tablet zat besi, dengan target besar menurunkan angka anemia dan memutus rantai stunting lintas generasi.

Tahap selanjutnya, tim akan terus memantau pemeriksaan kehamilan, mengevaluasi kepatuhan konsumsi tablet zat besi, serta melatih tenaga kesehatan untuk mendeteksi stunting sejak dini. Dari Medan hingga Hanoi, perjuangan ini layaknya maraton sunyi melawan waktu.

Baca Juga:

"Mencegah stunting bukan soal memberi makan lebih banyak, tetapi memberi makan yang tepat, sejak janin masih dalam kandungan," tegas Prof. Evawany.(erni)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
UINSU Wisuda 2.038 Lulusan, Rektor Tekankan Alumni Berdampak dan Berkontribusi
Pengamat Sosial USU, Dr Agus Suriadi, S.Sos, M.Si : "Kunci Keberhasilan Kuliah Gratis di PTN adalah Kolaborasi"
Dini Hari, Kadis SDABMBK Tinjau Pekerjaan Jalan Ayahanda, Pastikan Kualitas Infrastruktur Sesuai Standar
Peduli Sesama, DPC GRIB Jaya Kota Medan dan PAC Medan Tembung Bagikan Ratusan Porsi Makanan di 'Jumat Berkah'
Kecamatan Medan Selayang Tampilkan Inovasi Dan Kolaborasi dalam Penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Kota Medan 2026
Pererat Sinergi, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Silaturahmi ke Komando Sektor I Medan TNI AU
komentar
beritaTerbaru