Kamis, 14 Mei 2026

Laga Sunyi Melawan Stunting: Jejak Perjuangan dari Medan hingga Hanoi

Administrator - Jumat, 15 Agustus 2025 20:47 WIB
Laga Sunyi Melawan Stunting: Jejak Perjuangan dari Medan hingga Hanoi
Erni
Prof. Dr. Ir. Evawany Aritonang, M.Si, pakar gizi kesehatan masyarakat, Prof. Ir. T. Sabrina, M.Agr, Ph.D, spesialis ilmu tanah, serta Prof. Dr. Ir. Satia Negara Lubis, M.Ec, ekonom pertanian.

Di Medan, proses ini berlangsung interaktif dengan pemeriksaan langsung. Di Hanoi, pesan disampaikan lewat media cetak yang harus "berbicara" sendiri.

Meski data akhir belum dirilis, indikator awal menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pola makan seimbang dan pentingnya perawatan kehamilan.

Baca Juga:

Kepala Puskesmas Balam menyatakan komitmennya memperkuat pemantauan konsumsi tablet zat besi, dengan target besar menurunkan angka anemia dan memutus rantai stunting lintas generasi.

Tahap selanjutnya, tim akan terus memantau pemeriksaan kehamilan, mengevaluasi kepatuhan konsumsi tablet zat besi, serta melatih tenaga kesehatan untuk mendeteksi stunting sejak dini. Dari Medan hingga Hanoi, perjuangan ini layaknya maraton sunyi melawan waktu.

Baca Juga:

"Mencegah stunting bukan soal memberi makan lebih banyak, tetapi memberi makan yang tepat, sejak janin masih dalam kandungan," tegas Prof. Evawany.(erni)

Editor
: Faliruddin Lubis
Tags
beritaTerkait
Stok Vaksin Kosong, Suspek Campak di Sumut Melonjak Tajam
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman
Mayat di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan Ternyata Gantung Diri, Dikenal Sebagai 'Pak Ogah'
Pelaku Amati TKP Naik Sepeda Motor, Jual Perhiasan Ke Beberapa Toko
Rico Waas Buka Peluang Kolaborasi Global, UNDP Siap Dukung Pengelolaan Sampah Dan Digitalisasi
Rico Waas Ajak Australia Investasi dan Perkuat Kerja Sama Pendidikan
komentar
beritaTerbaru