Posmetro Medan Dinobatkan jadi Pengawas Eksternal Penerimaan Polri TA 2026 di Medan
POSMETRO MEDANProfesionalisme dan integritas media massa kembali mendapat kepercayaan dalam institusi negara. Kali ini, Reporter Posmetro M
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN -
Jalan Imam Bonjol kembali berubah jadi panggung kemarahan. Kamis siang (28/8/2025) pukul 13.00 WIB, giliran Aliansi Mahasiswa Universitas Nomensen Medan yang menyalakan api perlawanan di depan gedung DPRD Sumatera Utara. Tanpa tameng, tanpa pentungan, hanya berbekal toa, spanduk, dan suara serak, mereka menuntut agar gedung megah itu kembali mendengar denyut rakyat.
Di antara terik dan keringat, spanduk-spanduk mereka berkibar,
Baca Juga:
"Tikus Kantor, DPR Tidak Merakyat, Mereka Menyayat."
"Kami Butuh Perubahan, Bubarkan DPR."
Hingga sindiran pedas, "Info Loker. Kerja Joget-Joget Gaji 3 Juta/Hari #RIPDPR."
Nyanyian mahasiswa menjelma orkestra jalanan. Mereka berteriak lantang, "DPR jolma doho? sindiran dalam bahasa Batak yang menggugat kemanusiaan para wakil rakyat. Sebuah spanduk lain berbunyi, "Kerja pontang-panting hanya untuk bayar pajak," menyayat logika, rakyat bekerja keras, tapi hasilnya justru menghidupi kemewahan elite.
Namun dari balik pagar tinggi itu, sunyi yang menjawab.
Hingga pukul 16.35 WIB, tak seorang pun anggota DPRD Sumut keluar menemui mereka. Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus SH MKn, tetap bertahan di ruang rapat ber-AC. Diamnya gedung DPRD seolah jadi simbol jurang, rakyat berteriak di jalan, wakil rakyat bersembunyi dalam kenyamanan dingin mesin pendingin.
Hari ketiga ini menegaskan pola, mahasiswa bersuara, DPRD memilih bungkam. Yang satu mendesak perubahan, yang lain menutup pintu. Ketidakhadiran para legislator, terutama ketuanya, bukan sekadar soal protokol. Ia menjadi simbol ketidakpedulian bahwa wakil rakyat hanya hadir untuk seremoni, bukan untuk mendengar rakyat kecil.
Orasi yang awalnya bernada tuntutan berubah jadi satire getir. Nyanyian protes melebur dengan doa-doa sinis. "Lebih baik kami bicara pada Tuhan, karena wakil rakyat kami tidak mendengar," ucap seorang mahasiswa, menyalakan tawa getir di kerumunan.
Di hadapan aparat kepolisian yang berjaga dengan barikade, mahasiswa hanya membawa tangan kosong yang menggenggam spanduk. Tak ada kekerasan fisik yang meledak, tapi kekerasan simbolik justru lebih terasa, ketika rakyat diabaikan, ketika jeritan tak digubris, ketika perwakilan rakyat menutup telinga dan hati.
Dalam tradisi demokrasi, abainya wakil rakyat terhadap suara rakyat adalah luka paling dalam. Ia mungkin tidak meninggalkan lebam di tubuh, tapi menorehkan parut di nurani bangsa.
Hari ini, di bawah langit Medan, mahasiswa bernyanyi, sementara Ketua DPRD Sumut memilih diam.(erni)
POSMETRO MEDANProfesionalisme dan integritas media massa kembali mendapat kepercayaan dalam institusi negara. Kali ini, Reporter Posmetro M
Medan 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Menjelang perhelatan akbar piala AFF 2026, Pemko Medan terus bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur penduku
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menerima audiensi pihak Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut, Selasa (31/3/
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Rantau Prapat Labuhanbatu Aksi penjambretan di wilayah Rantau Prapat kian meresahkan. Dalam beberapa waktu terakhir, war
Kriminal 8 jam lalu
POSMETRO MEDANSinergitas dan kepedulian terhadap dunia pendidikan religi terus diperkuat oleh jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Hal
Medan 8 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaaan Negeri Binjai melakukan pengembangan terhadap dugaan Tindak Pidana Korupsi P
Peristiwa 8 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebuah kehormatan bagi saya, mewakili Posmetro Medan, dipercaya menjadi salah satu Pengawas Eksternal dalam Penerim
Medan 9 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Bersama Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas melakukan pe
Medan 9 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Kinerja Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian jadi perguncingan masyarakat Binjai sekitarnya terutama di
Kriminal 10 jam lalu
POSMETRO MEDANRatusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Sumatera Utara menggel
Medan 10 jam lalu