Arsenal Bidik Vinicius Junior di Bursa Transfer Musim Panas
Arsenal Bidik Vinicius Junior di Bursa Transfer Musim Panas Ini
Sport 34 menit lalu
POSMETRO MEDAN -Medan, Universitas Sumatera Utara (USU) berkolaborasi denganBadan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utaram enyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "PenguatanKemitraan dan Kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah dalam Upaya Optimalisasi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) Sumut." Kegiatan yang berlangsung di Aulau Nusantara, Jumat (26/9/2025).
Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara, ini melibatkan pimpinan perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta perwakilan IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) LRPPN, Bantara, dan Titian Harapan.
Kegiatan dipimpin oleh Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos., M.SP (Ketua Tim PkM sekaligus Wakil Rektor II USU) bersama anggota Nana Dyki Dirbawanto, S.E., M.A.B dan Dr. Maulana Andinata Dalimunthe, M.A. Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Muhammad Arifin Nasution dan Kepala Badan Kesbangpol Sumut, Mulyono, S.T., M.Si.
Menurut Dr. Muhammad Arifin Nasution, perguruan tinggi perlu meneguhkan peran sebagai change agent pencegahan narkoba melalui penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
"Kami mendorong lima pilar strategis: kurikulum dan pembelajaran; layanan serta kesejahteraan mahasiswa; riset dan data analytics; kebijakan serta tata kelola; serta pengabdian dan ekosistem sosial. Dengan pilar ini, peran kampus menjadi terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan," ujarnya.
Kepala Badan Kesbangpol Sumut, Mulyono,
menegaskan pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat berjalan sendiri; sinergi pemerintah daerah, perguruan tinggi, IPWL, komunitas, dan keluarga adalah kunci agar "Desa Bersinar" benar-benar hidup dan berkelanjutan.
Pada sesi pelatihan untuk peserta IPWL, Dr. Maulana Andinata Dalimunthe menyoroti
urgensi komunikasi terbuka, bahasa non-stigma, dan dukungan sosial dalam penanganan penyalahgunaan narkoba. "Bahasa yang empatik membuka pintu bantuan. Komunikasi keluarga dan komunitas yang hangat terbukti meningkatkan help-seeking dan kepatuhanr rehabilitasi," jelasnya.
Sementara itu, Nana Dyki Dirbawanto memaparkan model dan strategi kewirausahaan sebagai jembatan pemulihan ekonomi bagi penyintas dan
keluarga. Ia menekankan bahwa micro-enterprise berbasis komunitas—yang ditopang pelatihan, pemasaran digital, dan akses permodalan—mampu menurunkan risiko kekambuhan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi. Lima pilar strategis kampus bersih narkoba yang digagas USU diwujudkan secara menyeluruh. Pada sisi kurikulum dan pembelajaran, USU mengintegrasikan literasi risiko,
keterampilan menolak ajakan, dan pendekatan service learning ke dalam materi ajar agar mahasiswa memperoleh pemahaman teoretis sekaligus pengalaman aplikatif di lapangan.
Pilar layanan dan kesejahteraan mahasiswa menghadirkan akses konseling dan rujukan rahasia yang ditopang jejaring peer educator, sehingga mahasiswa memperoleh dukungan sebaya dan jalur bantuan yang jelas. Melalui riset dan data analytics, kampus membangun sistem peringatan dini (early warning), melakukan evaluasi program berbasis bukti, dan mendorong publikasi ilmiah agar praktik baik dapat direplikasi. Pilar kebijakan
dan tata kelola memastikan konsistensi melalui SOP komunikasi, penggunaan person-first language, dan code of conduct yang anti-stigma. Terakhir, pilar pengabdian dan ekosistem sosial memperkuat kolaborasi kampus dengan desa/kelurahan, rumah ibadah, sekolah, dan IPWL, membangun lingkungan yang ramah pemulihan sekaligus memperluas jangkauan edukasi.
Kegiatan PkM ini diselenggarakan pada 26 September 2025 di Aula Nusantara Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara, dalam kolaborasi USU dan Kesbangpol Sumut. Dipimpin oleh Dr. Muhammad Arifin Nasution, S.Sos., M.SP sebagai Ketua Tim PkM (Wakil Rektor II USU) dengan anggota Nana Dyki Dirbawanto, S.E., M.A.B dan Dr. Maulana Andinata Dalimunthe, M.A.kegiatan ini menghadirkan perwakilan IPWL LRPPN, Bantara, dan Titian Harapan, serta unsur akademisi, pemerintah daerah, dan komunitas.
Rangkaian acara meliputi penguatan tata kelola kolaboratif PT–Pemda untuk akselerasi program "Desa Bersinar", pelatihan komunikasi anti-stigma, peer support, dan alur rujukan layanan bagi IPWL, serta pengembangan kewirausahaan pemulihan. Di bagian akhir, tim menyusun rencana aksi 90 hari yang memadukan program kampus–desa, disertai dashboard indikator dan message map untuk respons cepat saat insiden, sekaligus menghasilkan komitmen kerja bersama untuk pilot "Desa Bersinar" di beberapa desa prioritas di Sumatera Utara, draft SOP komunikasi anti-stigma dan alur rujukan IPWL– faskes–kampus (versi kerja), serta jadwal coaching bulanan (Oktober–Desember 2025) untuk pendampingan komunikasi, rujukan, dan penguatan micro-enterprise . ( Edi)
Arsenal Bidik Vinicius Junior di Bursa Transfer Musim Panas Ini
Sport 34 menit lalu
Reses VI Anggota DPRD Kota Medan dr Ade Taufiq Dihujani Aspirasi Warga.
Medan satu jam lalu
Jelang Porprovsu, Atlet Kota Medan Jalani Tes Fisik dan Kesehatan
Medan satu jam lalu
Satu Unit Minibus Masuk Jurang 60 Meter di Sitahuis Tapteng, Sopir Mengalami Luka Berat.
Sumut satu jam lalu
Pemko Medan Klarifikasi Rumah Kardus di Bantaran Sungai Deli, Penghuninya Ternyata Miliki Rumah di Medan Marelan.
Medan 11 jam lalu
Terlibat Kasus Narkoba, Dua Pria di Asahan Diringkus
Sumut 12 jam lalu
Polda Sumut Tebar Kepedulian Lewat Berbagi Berkah, Brimob Bagikan Makanan Gratis kepada Masyarakat.
Sumut 12 jam lalu
Gegara Kepergok Curi Buah Sawit Milik PT Barapala, Pemuda Diamankan di Polres Palas
Sumut 12 jam lalu
Ops Patuh Toba 2026, Polres Palas Sita Puluhan Botol Miras dari Sejumlah THM.
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDANMimpi yang semestinya tumbuh di ruang kuliah justru layu di lorong gelap peredaran narkotika. Di usia yang seharusnya dipenuh
Medan 13 jam lalu