Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mendadak Dicopot
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan -- Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) merayakan hari jadinya yang ke-29 pada 21 Oktober 2025 dengan penuh rasa syukur dan refleksi atas perjalanan panjang dalam memperjuangkan perlindungan serta pemenuhan hak anak di Indonesia.
Sejak berdiri pada tahun 1996, PKPA telah menjadi mitra strategis berbagai lembaga nasional dan internasional dalam mendorong kebijakan dan program yang berpihak kepada anak.
Perayaan HUT ke-29 digelar serentak di sejumlah wilayah tempat PKPA berkarya, antara lain Medan, Nias, Sulawesi Tengah (Palu), Jakarta, dan Lombok.
Momentum ini menjadi ajang penting bagi keluarga besar PKPA untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam menjaga dan melindungi anak-anak Indonesia.
"Dalam peringatan HUT PKPA kali ini, harapannya PKPA semakin maju dan terus menghasilkan berbagai karya serta program yang memberi dampak positif bagi perlindungan anak dan komunitas. Kami berharap PKPA semakin memperluas jangkauan program, memperkuat kerja sama lintas sektor, dan bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya pemerintah dan jaringan perlindungan anak lainnya," tutur Direktur Eksekutif Yayasan PKPA, Keumala Dewi, S.Sos, di sela-sela perayaan di Kantor PKPA Setia Budi, Medan, Selasa (21/10).
Sementara itu, Pengawas PKPA, Dr. Irsan Rangkuti, M.Pd, M.Si, menekankan pentingnya kontinuitas dan akuntabilitas lembaga dalam menjaga kepercayaan publik.
"PKPA telah menunjukkan konsistensi dan integritasnya selama hampir tiga dekade. Tantangan ke depan adalah memastikan keberlanjutan lembaga melalui tata kelola yang kuat serta pengembangan program yang relevan dengan kebutuhan anak dan dinamika masyarakat," ujarnya.
Di sisi lain, Pembina Yayasan PKPA, Emil Wira Aulia, S.H., mengajak seluruh staf dan keluarga besar PKPA untuk terus memperkuat kolaborasi serta menjaga integritas di tengah perubahan zaman.
"PKPA telah melalui banyak fase perjalanan, seperti halnya kompor yang berevolusi dari kayu hingga gas dan teknologi modern. Namun cita rasa masakan yang dihasilkan tetap sama. Artinya, meski cara dan alat berubah, nilai dan semangat kita dalam melindungi anak-anak Indonesia harus tetap sama. Integritas PKPA harus terus dijaga agar visi dan tujuan lembaga ini tidak pernah pudar," tegasnya.
PKPA juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan lembaga selama hampir tiga dekade, mulai dari donor, mitra, relawan, hingga masyarakat luas.
Dukungan tersebut menjadi energi bagi PKPA untuk terus mengembangkan program-program berdampak bagi anak-anak dan komunitas, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi masa depan anak Indonesia yang lebih baik.
Tentang PKPA
Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) adalah organisasi masyarakat sipil yang berdiri sejak tahun 1996 dan berfokus pada isu perlindungan anak, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kemanusiaan.
PKPA aktif bermitra dengan berbagai lembaga nasional dan internasional untuk memperkuat sistem perlindungan anak di Indonesia. Saat ini, PKPA telah mengembangkan program di Medan, Aceh Tamiang, Pulau Nias, Jakarta, Palu, dan Lombok.
(San)
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo Mesecara mendadak dicopot dari jabatannya.
Profil 2 jam lalu
Kejutan Forkopimcam mewarnai Perayaan HUT Bhayangkara ke80 di Polsek Simpang Empat
Sumut 3 jam lalu
Kadis SDABMBK Hadiri Rangkaian Kegiatan Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026.
Medan 3 jam lalu
Modus &lsquoKawin Pesanan&rsquo ke Tiongkok Terbongkar, Mafirion Buru Sindikat Internasional.
Politik 3 jam lalu
Business Summit IndonesiaKorea Selatan Disiapkan, Danau Toba Jadi Pintu Masuk Kerja Sama.
Sumut 4 jam lalu
Polres Dairi mengaku siap mewujudkan Polri yang semakin humanis dan profesional untuk melayani masyarakat.
Sumut 4 jam lalu
2 Pria Disebut Maling Dilakban Jadi Teletubbies, Ternyata Konten Kreator Lagi Challenge.
Peristiwa 4 jam lalu
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan jumlah geosite di kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark bertambah dari 16 menjadi 40.
Sumut 4 jam lalu
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Kasus Pengedar Sabu, Tiga Pelaku sebagai penjual Diamankan.
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Sebanyak 98 wali kota peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEK
Medan 6 jam lalu