Jumat, 13 Februari 2026

Fosad Gelar Dialog Sastra Guru dan Sastrawan

Faliruddin Lubis - Kamis, 06 November 2025 10:30 WIB
Fosad Gelar Dialog Sastra Guru dan Sastrawan
IST
Almarhum Sabaruddin Ahmad, Ahmad Samin Siregar dan A. Zaini Nasution.

POSMETRO MEDAN,Medan- Dalam rangka menyemarakkan bulan Bahasa sekaligus mengenang kiprah sejumlah tokoh pendidik yang berjasa dalam pembelajaran bahasa dan sastra di Sumatera Utara, Forum Sastrawan Deli Serdang (Fosad) melaksanakan satu kegiatan berkaitan dengan rangkaian Bulan Bahasa, yakni Dialog Sastra bersama Guru dan Sastrawan yang diberi tajuk, "Menyemai Kembali Pembelajaran Sastra di Sekolah".

Keviatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatera Utara dan akan dilaksanakan pada Hari Sabtu, 8 Nopember 2025 di Aula Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumut, Jalan Brigjen Katamso, Medan.

Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumut, Desni Maharani Saragih, S.STP, M.Si menyebut, pihaknya merasa bangga karena penyelenggara kegiatan ini, yakni Forum Sastrawan Deliserdang (Fosad), telah berkenan mengajak Perpustakaan dan Arsip Daerah untuk bekerjasama dalam pelaksanaannya.

Baca Juga:

"Kami menyambut baik kegiatan ini karena dalam sepengetahuan kami topik yang dibicarakan pada acara ini adalah topik bahasan yang cukup penting dan kontekstual. Bukan saja karena materinya menyangkut pembelajaran sastra di sekolah, tapi terutama berkait dengan tiga orang tokoh penting dalam sejarah pembelajaran Bahasa dan Sastra di propinsi Sumatera Utara, yakni almarhum Drs. Sabaruddin Ahmad, Almarhum H. Ahmad Zaini Nasution, dan Almarhum Drs. Ahmad Samin Siregar," ujarnya.

Disebutkannya, selain almarhum Mozasa (Mohammad Zaini Saidi), ketiga tokoh ini bukan hanya guru bahasa dan sastra yang sangat baik, tapi juga penulis karya sastra yang banyak menerbitkan buku-buku pembelajaran tentang Bahasa dan Sastra yang cukup baik.

Baca Juga:

Dialog itu sendiri akan menghadirkan tiga orang pembicara yakni Dr. Shafwan Hadi Umry, Saripuddin Lubis, M.Pd dan Dra. Sri Kartini Handayani, dengan moderator, Khairuddin Ibrahim Harahap.

Dalam pandangan kami, ujar Desni, ketiga tokoh yang menjadi topik bahasan dalam acara ini adalah teladan yang paripurna bagaiamana seharusnya Bahasa dan Sastra diajarkan pada murid-murid di sekolah.

"Sehingga dengan demikian, Bahasa dan Sastra Indonesia tidak hanya bisa menjadi sekedar lingua franca, tapi bisa benar-benar menjadi tuan di rumahnya sendiri," katanya.

Ditambahkanya lagi, lebih dari pembahasan dan diskusi yang nanti akan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 Wib yang diadakan oleh Fosad itu, Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumut terbuka untuk bekerjasama dengan pihak manapun dalam upaya menumbuhkan budaya literasi di daerah ini, termasuk dalam hal ini literasi sastra.

"Kami berharap, apa yang dilakukan Fosad dengan menghadirkan para guru dan sastrawan dalam dialog hari ini, akan membawa dampak positif bagi kemajuan dunia sastra khususnya dan pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah-sekolah di propinsi ini pada umumnya," tegas Desni. (RED/*)

Tags
beritaTerkait
Bapenda Sumut Bukukan Pendapatan Pajak Daerah Rp5 Triliun Lebih
Menjelang Ramadan dan Lampu yang Kerap Padam: Catatan Reses Munir Ritonga di Mosa Tapanuli Selatan
Pemko Binjai Raih Empat Penghargaan di Bidang Hukum dari Kementerian Hukum Wilayah Sumut
Sukseskan  Green Dharma, Pembimas Hindu  Lepaskan  Satwa dan Tanam Pohon
Baznas Launching Lumbung Pangan Padi, Perkuat Ketahanan Pangan di Sumut
Pesan Kakanwil Ditjenpas Sumut kepada Pengamanan Rutan I Medan, Life Is Choice...
komentar
beritaTerbaru