Rabu, 11 Februari 2026

Unimed Wisuda 2255 Lulusan, Rektor :"Diktisaintek Berdampak" Semoga Jadi Jembatan antara Kampus dan Dunia Usaha

Evi Tanjung - Senin, 24 November 2025 16:06 WIB
Unimed Wisuda 2255 Lulusan, Rektor :"Diktisaintek Berdampak" Semoga Jadi Jembatan antara Kampus dan Dunia Usaha
ist
Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin ST. M.Pd

POSMETRO MEDAN, Medan - Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof. Dr.Baharuddin, ST. M.Pd mewisuda 2255 wisudawan selama 4 hari mulai 24-27 November 2025 di Gedung Auditorium Unimed. Wisuda hari pertama, Senin(24/11- 2025) sekira 500-an lebih mengikuti wisuda.

Adapun periode ini berasal dari 6 Lulusan Program Pascasarjana,322 Lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan, 445 Lulusan Fakultas Bahasa dan Seni, 207 Lulusan Fakultas Ilmu Sosial,

377 Lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 195 Lulusan Fakultas Teknik, 141 Lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan, 333 Lulusan Fakultas Ekonomi ,229

Program Profesi Guru.

Rektor dalam sambutannya mengajak para lulusan melanjutkan studi kejenjang S2 dan S3 demi mengembangkan dan meningkatkan kompetensi dan skill yang lebih mahir dan profesional.

"Kami pimpinan akan terus mendorong agar secara periodik dan cepat, semua Program Studi di Unimed harus terakreditasi Unggul dan Internasional, menuju ketercapaian visi Unimed menjadi Universitas yang unggul dalam bidang pendidikan, rekayasa industri dan budaya, " kata Rektor yang berdarah Bugis ini.

Rektor tak lupa menyampaikan hal terbaru terkait pendidikan, melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, pemerintah baru saja meluncurkan Program Baru "Diktisaintek Berdampak", sebagai arah baru kebijakan Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Indonesia.

"Program ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sains dan teknologi, sebagai langkah strategis dan transformatif yang dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan nasional dan mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045," kata Rektor.

Pendidikan Tinggi tidak hanya berperan sebagai penyedia ilmu pengetahuan, tetapi harus mampu sebagai penggerak utama perubahan sosial dan ekonomi bangsa. Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, memagang peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045." Kita perlu membangun sistem pendidikan tinggi yang berkeadilan, relevan, dan berdampak. Transformasi ini harus mampu membuka akses seluas mungkin dengan kualitas yang setara di seluruh Indonesia," tambah Rektor.

Program Diktisaintek Berdampak merupakan gerakan nasional yang berakar pada semangat kolaborasi untuk mewujudkan harapan dan cita-cita bangsa dalam menjawab semua permasalahan bangsa dan masyarakat. Dalam menyahuti harapan baru program Diktisaintek Berdampak, diperlukan lulusan sarjana berkarakter unggul, yakni individu yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi perlu memiliki growth mindset, etika, integritas, serta kemampuan soft skills lainnya yang memungkinkan lulusan pendidikan tinggi menjadi pemimpin perubahan di masyarakat dan dunia kerja.

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru