Dugaan Makelar Proyek dan Jabatan di Pemko Medan, Pimpinan DPRD Sumut RA Digoyang Mahasiswa
Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Sumatera Utara (GMPETSU) menggelar aksi unjukrasa.
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN - Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh setiap tanggal 25 November kembali dirayakan dengan khidmat di seluruh Indonesia. Momentum ini menjadi ajang refleksi nasional terhadap dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa, sekaligus menyoroti berbagai isu krusial yang masih membayangi profesi guru.
Selain peningkatan kesejahteraan, isu perlindungan guru menjadi perhatian utama yang harus dijamin penuh oleh negara agar pendidik dapat menjalankan tugasnya secara optimal tanpa dihantui rasa khawatir. Tema peringatan HGN tahun ini berfokus pada penguatan peran guru sebagai pilar utama pembangunan bangsa.
Isu perlindungan guru pada HGN tahun ini, secara tegas diangkat oleh Yulhasni, Dosen Pendidikan Bahasa FKIP UMSU, yang menilai bahwa negara masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam menjamin rasa aman bagi para pendidik.
Baca Juga:
"Pada hari yang istimewa ini, kita perlu menyadari bahwa kerentanan guru di lapangan masih tinggi. Perlindungan hukum oleh negara sering kali terasa belum maksimal, apalagi dengan kasus-kasus kekerasan terhadap guru oleh orang tua siswa yang terus muncul," ujar Yulhasni.
Ia menambahkan, kasus kekerasan, baik fisik maupun verbal, yang berujung pada laporan pidana seharusnya dapat diselesaikan dengan pendekatan mediasi yang mengedepankan kepentingan pendidikan, bukan langsung pada ranah hukum pidana yang justru mengikis wibawa guru.
Baca Juga:
Yulhasni berharap, peringatan Hari Guru Nasional 2025 ini dapat menjadi titik tolak bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat regulasi yang berpihak pada guru, terutama terkait perlindungan saat menjalankan tugas mendidik.
Selain itu, diperlukan juga sosialisasi intensif kepada masyarakat, khususnya orang tua, mengenai kode etik dan batasan interaksi antara guru, murid, dan wali murid.
''Orang tua juga perlu diberi penjelasan lebih konkret bahwa guru itu adalah pendidik anak-anaknya,'' ujar mahasiswa S-3 Pendidikan UMSU ini.
Langkah-langkah ini penting untuk mengembalikan marwah profesi guru sebagai sosok yang patut dihormati, sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif, aman, dan beradab bagi semua pihak.(red)
Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Gerakan Mahasiswa Peduli Transparan Sumatera Utara (GMPETSU) menggelar aksi unjukrasa.
Medan 9 menit lalu
Timnas Swiss akan menghadapi Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sport 49 menit lalu
Nuntut Pembangunan Jalan, Warga 4 Desa Geruduk Kantor Bupati Asahan
Sumut satu jam lalu
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026 Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Sport satu jam lalu
Amerika Serikat Kena Batunya, Kalah Telak 14 dari Belgia dan Dipastikan Tersingkir
Sport 2 jam lalu
Portugal tumbang atas Spanyol di laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB.
Sport 2 jam lalu
Anak penarik beca ini menjadi atlet kickboxing berprestasi asal Kabupaten Toba. Bikin bangga.
Profil 3 jam lalu
Penanganan Pasar Dwikora Pasca terbakar nantuan tahap 1 sudah disalurkan, proses pembangunan Area Kios dipersiapkan.
Sumut 9 jam lalu
Bupati Pakpak Bharat memberangkatkan Gugus Depan Pramuka ke Bumi Perkemahan Sibolangit
Sumut 10 jam lalu
Kepala Korlantas Polri Disertijabkan dari Irjen Agus Suryonugroho kepada Irjen Wibowo.
Profil 11 jam lalu