Dugaan Pelanggaran SE BKN di Kemenag Labuhanbatu, Jabatan Plt Kasi Penmad 'Abadi',
POSMETROO MEDAN, Labuhanbatu Aroma tak sedap terkait dugaan pelanggaran administrasi kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) menyengat d
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN - Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh setiap tanggal 25 November kembali dirayakan dengan khidmat di seluruh Indonesia. Momentum ini menjadi ajang refleksi nasional terhadap dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa, sekaligus menyoroti berbagai isu krusial yang masih membayangi profesi guru.
Selain peningkatan kesejahteraan, isu perlindungan guru menjadi perhatian utama yang harus dijamin penuh oleh negara agar pendidik dapat menjalankan tugasnya secara optimal tanpa dihantui rasa khawatir. Tema peringatan HGN tahun ini berfokus pada penguatan peran guru sebagai pilar utama pembangunan bangsa.
Isu perlindungan guru pada HGN tahun ini, secara tegas diangkat oleh Yulhasni, Dosen Pendidikan Bahasa FKIP UMSU, yang menilai bahwa negara masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam menjamin rasa aman bagi para pendidik.
Baca Juga:
"Pada hari yang istimewa ini, kita perlu menyadari bahwa kerentanan guru di lapangan masih tinggi. Perlindungan hukum oleh negara sering kali terasa belum maksimal, apalagi dengan kasus-kasus kekerasan terhadap guru oleh orang tua siswa yang terus muncul," ujar Yulhasni.
Ia menambahkan, kasus kekerasan, baik fisik maupun verbal, yang berujung pada laporan pidana seharusnya dapat diselesaikan dengan pendekatan mediasi yang mengedepankan kepentingan pendidikan, bukan langsung pada ranah hukum pidana yang justru mengikis wibawa guru.
Baca Juga:
Yulhasni berharap, peringatan Hari Guru Nasional 2025 ini dapat menjadi titik tolak bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat regulasi yang berpihak pada guru, terutama terkait perlindungan saat menjalankan tugas mendidik.
Selain itu, diperlukan juga sosialisasi intensif kepada masyarakat, khususnya orang tua, mengenai kode etik dan batasan interaksi antara guru, murid, dan wali murid.
''Orang tua juga perlu diberi penjelasan lebih konkret bahwa guru itu adalah pendidik anak-anaknya,'' ujar mahasiswa S-3 Pendidikan UMSU ini.
Langkah-langkah ini penting untuk mengembalikan marwah profesi guru sebagai sosok yang patut dihormati, sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif, aman, dan beradab bagi semua pihak.(red)
POSMETROO MEDAN, Labuhanbatu Aroma tak sedap terkait dugaan pelanggaran administrasi kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) menyengat d
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu Saat ini inisial RS alias Kojek menjadi sorotan masyarakat, diduga masih bebas menjadi pengendali Narkotika jen
Kriminal 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Sunggal Menanggapi keluhan terkait sulitnya akses air yang selama ini dihadapi para petani di Kecamatan Sunggal, Bupati
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas)
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy SSos MAP, membuka Forum Group Discussion (FGD) Indika
Sumut 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, menghadiri kegiata
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan seluruh biaya pengobatan korban kejahatan jalanan, termasuk begal
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Wakajati Sumut), Eko Adhyaksono, SH.,MH mewakili Kajati Sumut mengikuti
Medan 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Bertempat di Lapangan Apel Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Jalan Jenderal Besar AH Nasution Medan, Ke
Medan 7 jam lalu
Tim Tekab Polsek Medan Kota Ringkus Residivis Pembobol Gedung Bapera Medan, Rekannya DPO.
Kriminal 8 jam lalu