Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi, salah satu BUMD paling strategis milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kembali berada di bawah sorotan tajam.
Di tengah perannya yang vital sebagai penyedia air bersih dan pengolah air limbah, serangkaian temuan dan kritik pedas menempatkan perusahaan ini dalam pusaran persoalan serius terkait tata kelola, kebocoran pendapatan, hingga dugaan praktik-praktik tidak sehat di internal perusahaan.
Sebagai BUMD yang telah berdiri sejak era kolonial dan dikenal sebagai model pengelolaan air minum di luar Jakarta, Tirtanadi seharusnya menjadi pondasi penting bagi stabilitas ekonomi dan kesehatan masyarakat Sumut.
Baca Juga:
Dengan lebih dari 540 ribu sambungan aktif dan kapasitas produksi 7.300 liter per detik, perusahaan ini sejatinya memiliki potensi kontribusi luar biasa terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, kenyataan di lapangan jauh dari ideal.
Pengamat kebijakan publik, Elfenda Ananda, menyebut potensi bisnis PerumdaTirtanadi sebenarnya mampu menghasilkan hingga Rp2 triliun per tahun. Namun angka itu sulit tercapai karena masalah klasik yang tak kunjung dituntaskan: tingginya tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW).
Baca Juga:
"NRW Tirtanadi mencapai 38%, padahal standar nasional berada jauh di bawah itu. Setiap persen air yang hilang punya nilai finansial signifikan," kata Elfenda.
Kebocoran ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga mencerminkan potensi inefisiensi dan lemahnya pengawasan internal.
Kritik lantang juga datang dari Ketua Komisi A DPRD Sumut sekaligus anggota Badan Anggaran, Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., MA, yang menilai direksi Tirtanadi gagal mengoptimalkan potensi ekonomi perusahaan.
Usman bahkan memberikan ultimatum keras, "Jika direksi tidak mampu memperbaiki kinerja dan menutup kebocoran pendapatan, sebaiknya mengundurkan diri."
Elfenda menegaskan bahwa kritik legislatif tersebut harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata.
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 3 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 3 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 3 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 3 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 4 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 5 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 6 jam lalu