Dukun Ghana Nana Kwaku Bonsam Prediksi Tanjung Verde Hentikan Langkah Argentina
Prediksi Kontroversial Dukun Ghana Nana Kwaku Bonsam Tanjung Verde Disebut Bakal Hentikan Langkah Argentina.
Sport 47 detik lalu
POSMETRO MEDAN, Medan-
Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Drs. Safwan Khayat, MM, angkat bicara terkait berbagai persoalan yang muncul dalam proses penanganan dan penyaluran bantuan pascabanjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Ia menyoroti masih adanya sejumlah kendala di lapangan yang membuat bantuan tidak tersalurkan dengan maksimal kepada warga terdampak.
Safwan menilai, beberapa daerah yang terdampak banjir justru mengalami hambatan tambahan akibat maraknya dugaan pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme di jalur-jalur distribusi bantuan. Menurutnya, kondisi ini sangat merugikan masyarakat yang sedang berada dalam situasi darurat.
"Banyak laporan dari warga bahwa ada titik-titik tertentu yang meminta sejumlah uang untuk bisa melintas. Ini tidak boleh terjadi, apalagi di tengah bencana. Bantuan harus sampai ke masyarakat tanpa hambatan," tegas Safwan saat ditemui dikediamannya, Kamis ( 4/12/2025).
Ia juga mempertanyakan kurangnya pengawalan aparat di beberapa lokasi rawan yang sebelumnya sempat viral karena adanya aksi penghadangan dan percobaan penjarahan bantuan.
"Seharusnya ada pengawalan ketat di jalur distribusi, terutama di daerah-daerah yang sudah diketahui rawan. Jangan sampai kejadian penjarahan terulang. Masyarakat sedang susah, jangan ditambah dengan tindakan-tindakan yang merugikan," ujarnya.
Untuk itu, Safwan Khayat meminta Kapolda Sumatera Utara agar turun langsung memantau dan mengendalikan situasi di titik-titik rawan tersebut. Ia berharap aparat dapat bergerak cepat, melakukan pengamanan, serta memastikan bahwa seluruh bantuan pemerintah maupun masyarakat dapat sampai ke lokasi tujuan tanpa hambatan.
"Penanganan bencana ini bukan hanya soal logistik, tapi juga soal keamanan. Kita berharap Kapolda Sumut dapat memberikan atensi serius agar distribusi bantuan benar-benar aman dan lancar," tambahnya.
Safwan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta bekerja sama menjaga situasi kondusif di tengah proses pemulihan pascabanjir.
Dengan meningkatnya perhatian tokoh masyarakat dan dorongan agar aparat menindak tegas oknum-oknum yang mempersulit warga, diharapkan penyaluran bantuan ke wilayah terdampak banjir di Sumatera Utara dapat berjalan lebih baik dalam beberapa hari ke depan.(Rez)
Prediksi Kontroversial Dukun Ghana Nana Kwaku Bonsam Tanjung Verde Disebut Bakal Hentikan Langkah Argentina.
Sport 47 detik lalu
Pungli Ditertibkan, Pengunjung Pemandian Air Panas SidebukDebuk Meningkat
Sumut 20 menit lalu
Silverius Bangun dilaporkan meninggal dunia diusia 44 tahun pada Minggu 28 Juni 2026.
Profil 27 menit lalu
Ketua PD II KB FKPPI Sumut, H Buyung Sitorus Lantik Kepengurusan KB FKKPPI PC 0213 Nias.
Sumut 32 menit lalu
Ibu yang dihipnotis ini cuma bisa menangis lantaran tak menyangka gelang emasnya bernilai Rp100 juta hilang dibawa pelaku.
Peristiwa 38 menit lalu
Dikabarkan hilang diduga terseret arus sungai Bah Tongguran, Tanah Jawa, Simalungun, hingga kini pria berinisial MS itu masih dicari.
Peristiwa 53 menit lalu
Warga Siantar berinisial GP mencuri HP dan menguras uang di Rekening korbannya lewat SMS Banking.
Kriminal satu jam lalu
Pengedar narkoba ditangkap polisi di pinggir Jalan SM Raja, Kelurahan Pasar Porsea, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80, Polrestabes Medan sukses menggelar turnamen esports bertaju
Medan satu jam lalu
Wali Kota Tanjungbalai Pecat 4 ASN lantaran tidak masuk kerja melebihi 28 hari dalam setahun.
Sumut satu jam lalu