Stok Vaksin Kosong, Suspek Campak di Sumut Melonjak Tajam
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 40 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan– Suasana di kantor Camat Medan Marelan mendadak heboh, Selasa (9/12/2025) siang. Puluhan warga Kelurahan Paya Pasir, mayoritas para omak-omak yang emosinya sudah di ubun-ubun, menggelar aksi spontan menuntut agar Lurah Paya Pasir, Bu Sherly, segera dicopot dari jabatannya.
Aksi ini digelar di Jalan Kapten Rahmad Buddin, tepat di halaman kantor camat. Para warga membawa karton berisi tulisan tuntutan yang mereka bentangkan sambil menyuarakan keresahan terkait kinerja lurah yang dinilai "nggak care" dengan kondisi warga, terutama saat banjir besar baru-baru ini menerjang kawasan mereka.
Dalam orasinya, warga mendesak Camat Medan Marelan, Zulkifly Pulungan, agar segera merekomendasikan pencopotan Lurah Paya Pasir. Mereka menilai lurah selama ini kurang peduli, jarang ngantor, dan tidak hadir saat warga paling membutuhkan bantuan.
"Sewaktu banjir parah itu, Lurah nggak terlihat batang hidungnya. Bahkan waktu saya datangi, dia malah marah dan ngancam nggak bakal kasih bantuan lagi ke lingkungan kami. Kami mohon kepada Wali Kota Medan, gantikan saja Bu Lurah ini," ujar Syahdan, warga Lingkungan 8, usai aksi berlangsung.
Sikap warga ini muncul akibat rasa kecewa yang menumpuk. Menurut mereka, lurah yang juga merupakan warga Paya Pasir seharusnya punya kepekaan lebih terhadap persoalan warganya sendiri.
Menanggapi aksi tersebut, Camat Medan Marelan Zulkifly Pulungan menyatakan bahwa dirinya menghargai aspirasi warga dan siap menindaklanjutinya.
"Saya sudah menerima langsung aspirasi dari warga
Paya Pasir. Terkait lurah yang kurang aktif, tentu akan saya tegur dan bina. Kalau memang tidak ada perubahan, akan saya laporkan ke atasan untuk langkah selanjutnya," tegas Camat.
Aksi warga ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat menuntut pemimpin yang hadir saat mereka membutuhkan, bukan hanya hadir ketika situasi sudah aman. Warga berharap suara mereka kali ini benar-benar ditindaklanjuti.(Rez)
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 40 menit lalu
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman.
Medan satu jam lalu
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 2 jam lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 16 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 16 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Pertemuan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Rumah
Medan 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai sosial kontrol, media massa merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan di pusat maupun daerah. Unt
Medan 17 jam lalu
Kodim 0204/DS Gerebek Sarang Judi dan Narkoba di Kutalimbaru, Enam Orang Diamankan dan Sejumlah Barang Bukti Narkoba.
Medan 17 jam lalu