Pemiliknya Bang Min Masih DPO, Sampai di Medan Pembelinya Rupanya Polisi
Jual Beli Ganja 20 Kg, 2 Pria Divonis 20 Tahun Penjara.
Medan 8 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan — Dugaan bisnis narkoba berskala besar di kawasanJermal 15Medan Denai hingga kini masih menjadi sorotan. Seorang pria berinisial GS alias Guntur disebut-sebut sebagai aktor utama yang mengendalikan peredaran narkoba di wilayah tersebut, dengan omzet yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Namun, hingga saat ini, sosok yang diduga sebagai pengendali utama tersebut belum juga tertangkap.
Seorang warga Jermal 15 yang ditemui wartawan posmetromedan.id di kediamannya, Senin (22/12/2025), mengungkapkan bahwa aktivitas ilegal tersebut sangat meresahkan masyarakat setempat. Namun, warga mengaku tidak berdaya untuk melaporkannya.
Baca Juga:
"Sebenarnya bisnis ini sangat meresahkan kami, Bang. Tapi mau bagaimana lagi, mau bicara juga tidak bisa. Ya cuma bisa lihat-lihat saja," ujar warga tersebut.
Ia menambahkan, berbagai bentuk praktik ilegal disebut ada di kawasan itu, mulai dari perjudian, peredaran narkoba, hingga penadah barang curian.
Baca Juga:

Banyak warga ingin meninggalkan lingkungan tersebut, namun terkendala faktor ekonomi dan tidak tahu harus pindah ke mana.
"Kalau yang ditangkap hanya bandar-bandar kecil, untuk apa Bang? Mereka juga korban dari jaringan besar itu," katanya.
Ironisnya, menurut warga, sosok bandar yang diduga mengendalikan bisnis haram tersebut dikenal cukup baik di lingkungan sekitar, sehingga membuat sebagian warga memilih diam.
Maraknya peredaran narkoba di Jermal 15 menjadi perhatian serius masyarakat Kota Medan. Pasalnya, narkoba dinilai sebagai akar berbagai tindak kriminal, seperti begal, tawuran, dan pencurian, yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan menyeluruh, tidak hanya menyasar pelaku kecil, tetapi juga mengungkap dan menangkap aktor utama di balik jaringan narkoba tersebut.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, saat melakukan penggerebekan di salah satu barak atau kampung narkoba di Jermal 15 pun langsung bergeming dan siap melakukan penangkapan terhadap GS alias Guntur."PR saya adalah menangkap Guntur. Kepada masyarakat, saya ucapkan terima kasih atas dukungannya. Setelah ini kita akan melaksanakan apel konsolidasi," ujar Kapolrestabes Medan di hadapan personel dan warga, di sela- sela operasi penggerebekan, Sabtu (20/12/2025) menjelang dinihari.
Dalam operasi tersebut, Kapolrestabes Medan Jean Cavijn memerintahkan agar empat orang yang diduga tersangka segera diamankan dan dibawa ke Polrestabes Medan.
Perwira yang terkenal mengungkap kasus narkoba para artis itu juga menginstruksikan sebagian pasukan untuk bergabung dengan tim reserse serta menelusuri keberadaan seorang terduga pelaku berinisial Guntur yang diduga sebagai salah satu target utama.
Sebelumnya, penggerebekan dilakukan langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr.Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, pada awal pelaksanaan Operasi Lilin 2025.Penggerebekan tersebut diawali dengan apel gabungan Gerakan Sapu Narkoba (GSN) yang digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, sekitar pukul 23.35 WIB.(REZ)
Jual Beli Ganja 20 Kg, 2 Pria Divonis 20 Tahun Penjara.
Medan 8 menit lalu
Kemerdekaan ke81 Harus Jadi Momentum Benahi Pengelolaan Pendidikan.
Inter-Nasional 39 menit lalu
Jaga Tanaman Tetap Subur, Babinsa Dampingi Petani Bersihkan Gulma di Kebun Jahe.
Bisnis 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN,BATAM Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, memperjuangkan penambahan Transfer Keuangan Daerah (
Medan 2 jam lalu
PKBM Bumi Literasi Tuan Rumah Digitalisasi Pembelajaran SPNF Deli Serdang.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,NIAS BARAT Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (U
Sumut 2 jam lalu
Prabowo Pangkas Bunga Cicilan Motor Listrik, DP Bakal Nol Yang Masih Pakai Motor Bensin Rasain Sendiri
Global 4 jam lalu
Buktikan Potensi "Hidden Gem", LLDikti I Gelar Perlombaan Mahasiswa Inklusi Rayakan Hari Kemerdekaan RI.
Medan 4 jam lalu
Sambut HUT Perak, Posmetro Medan Bikin Rakerda.
Sumut 4 jam lalu
Sopir taksi online di Medan berinisial JST (21) mencuri 11 alat musik gereja yang totalnya mencapai Rp61 juta.
Kriminal 11 jam lalu