Kamis, 14 Mei 2026
Melihat Kenyamanan Publik dalam Renovasi PN Medan

Seluruh Akses Masuk Dialihkan ke Pintu Belakang, Sistem Keamanan Diperketat

Faliruddin Lubis - Selasa, 23 Desember 2025 14:51 WIB
Seluruh Akses Masuk Dialihkan ke Pintu Belakang, Sistem Keamanan Diperketat
Bagas
Renovasi besar-besaran Gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan yang dimulai sejak Juli 2025 dengan anggaran Rp17,6 miliar mulai mengubah wajah fisik dan alur akses bagi para pencari keadilan.

POSMETRO MEDAN,Medan - Renovasi besar-besaran Gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan yang dimulai sejak Juli 2025 dengan anggaran Rp17,6 miliar mulai mengubah wajah fisik dan alur akses bagi para pencari keadilan.

Demi menjamin kelancaran konstruksi, pintu utama kini ditutup total. Seluruh akses masuk dialihkan ke pintu belakang di Jalan Candi Prambanan. Pengalihan ini memaksa pengunjung, Jaksa Penuntut Umum (JPU), hingga penasihat hukum untuk beradaptasi dengan ritme pergerakan di area yang lebih terbatas.

Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah ruang tunggu pengunjung Meski kapasitas kursi dianggap memadai, area ini menghadapi tantangan saat volume pengunjung melonjak, terutama pada hari Rabu dan Kamis.

Baca Juga:

Nengsih, pengunjung mengeluhkan sirkulasi udara di ruang tunggu yang menjadi pengap saat padat pengunjung. Hal ini disebabkan oleh posisi ruang yang terhimpit di antara Ruang Sidang Cakra 9 dan ruang tahanan sementara.

Baca Juga:

"Fasilitas kursi sebenarnya memadai, tapi di hari-hari tertentu ruangan ini sangat ramai dan terasa pengap karena akses udaranya terhalang dinding," ungkap Nengsih saat diwawancarai, Senin (22/12/2025).

Secara visual, kursi-kursi di area tunggu tersebut juga mulai menunjukkan tanda-tanda degradasi. Karat terlihat jelas di beberapa bagian, bahkan beberapa kursi mulai goyang akibat faktor usia pemakaian.

Berdasarkan pantauan tim di lapangan, kondisi toilet terpantau fungsional dan relatif bersih. Kendati demikian, noda-noda permanen akibat usia pemakaian pada beberapa perangkat sanitasi.

"Untuk kamar mandi cukup bersih, meski ada noda permanen faktor usia, tapi semuanya tetap berfungsi normal," tambah Nengsih.

Di sisi lain, kebersihan area ruang sidang masih terjaga dengan baik setiap harinya. Fasilitas pendukung seperti komputer untuk panitera tersedia di sembilan Ruang Sidang Cakra, satu Ruang Sidang Anak dan Ruangan Kartika.

Sistem keamanan pun di anggap cukup ketat. Setiap pengunjung yang masuk wajib melewati pemeriksaan petugas keamanan.

Akmal, salah satu petugas yang berjaga, menjelaskan bahwa setiap pengunjung diberikan tanda pengenal (badge) sesuai klasifikasi kepentingan masing-masing.

"Setiap pengunjung diberikan badge penanda hijau untuk urusan perdata, putih untuk umum, dan merah untuk perkara pidana," tutup Akmal.(BYR)

Tags
beritaTerkait
Pelaku Amati TKP Naik Sepeda Motor, Jual Perhiasan Ke Beberapa Toko
Ketua DPD Partai Hanura Sumut Tekankan Pentingnya Peran Media Untuk Pembangunan
Pledoi Bongkar Dugaan Carut-Marut Internal Bawaslu Kepulauan Nias, Nur Alia Minta Dibebaskan
PN Medan Tolak Praperadilan PPK & Kontraktor RS Pratama Nias, Kejari Gunungsitoli Lanjut Usut Korupsi Rp38,5 M
4 Terdakwa Korupsi Dana Hibah KPU Tanjung Balai Disidang, 1 Membantah 3 Akui Kesalahan
Video Call Seks Sama Cowok Ketahuan Suami, Lalu Cekcok, Istri Dihabisi
komentar
beritaTerbaru